
BUALBUAL.com - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pekanbaru secara resmi dilantik sebagai pengurus baru periode 2026-2027 M/1447-1448 H oleh ketua Umum PB HMI, Tepat tanggal 6 Juni 2026 dengan Mengangkat tema besar "Manifesto Gerakan HMI: Ikhtiar Perkaderan dan Perjuangan dalam Membangun Episentrum Peradaban," prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat ini dihadiri langsung oleh Ketu Umum PB HMI, jajaran tokoh alumni, kader HMI, serta Walikota Pekanbaru.
Acara dibuka dengan laporan dari Ketua Pelaksana Hadi Surya Pratama, yang menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan gerbang awal dari ijtihad kolektif kita. Tema yang kita angkat adalah komitmen tertulis bahwa HMI Pekanbaru siap menjadi motor penggerak intelektual dan gerakan sosial di kota ini," ujar Hadi dalam sambutan pembuka.
Ikhtiar Perkaderan dan Sinergi Intelektual
Estafet kepemimpinan kini resmi berada di tangan Diki Maulana Sebagai Ketua Umum HMI Cabang Pekanbaru yang baru dilantik. Dalam pidato orientasinya, ia menegaskan bahwa HMI harus kembali ke khittah perjuangan yang adaptif namun tetap mengakar pada nilai keislaman dan keindonesiaan.
"Manifesto gerakan yang kita gaungkan hari ini adalah komitmen ganda: ikhtiar perkaderan untuk mencetak sumber daya manusia yang berkualitas insan ulul albab, dan ikhtiar perjuangan untuk menjawab tantangan zaman. Pekanbaru harus kita jadikan episentrum peradaban, di mana gagasan besar lahir dan dieksekusi," tegas Diki, Ketum Cabang dalam pidato perdananya.
Dalam sambutan Ketua Umum PB HMI menekankan bahwa tema yang diusung bukan sekadar untaian kata, melainkan sebuah komitmen ideologis yang harus diejawantahkan, dan beliau juga langsung memberikan jawaban atas dinamika yang terjadi di belakangan terakhir terkhusus di badko sumbagtera
"Saya selaku ketua Umum meminta maaf atas beberapa dinamika yang terjadi di belakangan ini di Bakdo HMI Sumbagtera dan saya tegaskan Givo Vrabora sebagai Formatur Ketua HMI Badko Sumbagteng. kemudian HMI harus kembali ke khittahnya sebagai rahim kaum intelektual. Manifesto gerakan ini adalah janji kita untuk tidak lelah merawat perkaderan dan konsisten dalam perjuangan umat dan bangsa. Pekanbaru harus menjadi laboratorium hidup di mana nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan diuji untuk melahirkan peradaban yang berkemajuan," tegas Ketua Umum PB HMI.
Sinyal positif dan dukungan penuh juga datang dari Korps Alumni HMI. Kanda Hendri Marhadi Ketua Umum Majelis Daerah Korps Alumni HMI (MD KAHMI) Kota Pekanbaru dalam sambutannya mengingatkan pentingnya menjaga independensi etis dan organisatoris HMI.
"KAHMI akan selalu menjadi support system bagi adik-adik HMI. Sinergi antara senior dan junior harus bermuara pada kontribusi nyata bagi daerah. Jadikan momentum pelantikan ini untuk memperkuat konsolidasi gagasan," pesannya.
Apresiasi dan Tantangan, H. Agung Nugroho Walikota Pekanbaru Turut hadir memberikan arahan, walikota menyambut baik pelantikan ini dan menantang HMI Cabang Pekanbaru untuk menjadi mitra kritis sekaligus strategis pemerintah.
"Tema 'Episentrum Peradaban' ini sangat sejalan dengan visi kita dalam membangun Kota Pekanbaru. Peradaban yang maju tidak hanya dinilai dari infrastrukturnya, tetapi dari kualitas pemuda dan mahasiswanya. Kami berharap HMI Cabang Pekanbaru mampu melahirkan rekomendasi-rekomendasi taktis untuk kemajuan kota dan kesejahteraan masyarakat," ungkap Agung Nugroho Wali Kota Pekanbaru.
Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, HMI Cabang Pekanbaru siap memulai menakhodai roda organisasi melalui berbagai program kerja strategis yang berfokus pada penguatan internalisasi kader serta advokasi isu-isu kerakyatan di Kota Pekanbaru.