Irwasum Polri Apresiasi Pelaksanaan Operasi Aman Nusa II di Kepri

Jumat, 20 Mei 2022

BUALBUAL.com - Saat melakukan Peninjauan di Polresta Barelang, Irwasum Polri Komjen Pol Drs Agung Budi Maryoto, MSi CSFA mengapresiasi pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang merupakan Operasi Kemanusiaan penanggulangan pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri.

Pada peninjauan tersebut dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, MSi, Wakapolda Kepri, Karorenmin Itwasum Polri, Irwasda Polda Kepri, PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang dan Kapolres Karimun.

Dalam sambutanya, Irwasum Polri mengucapkan apresiasi kepada Kapolda Kepri beserta Jajaran atas dedikasi dan loyalitas dalam pencegahan Covid-19 hingga saat ini capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Kepri telah mencapai 1.757.960 orang atau 97,52% (+148) untuk dosis pertama, dosis kedua 1.511.845 orang atau 83,87% (+306) dan 585.702 orang atau 42,65% (+2.423) untuk dosis ketiga.

"Pencapaian ini tidak terlepas dari upaya pimpinan bagaimana menyikapi masyarakat yang berbeda-beda, untuk vaksin di pulau ada resiko cuaca, di beberapa Polda yang wilayah Kepulauan seperti NTT, Maluku, Maluku Utara dan beberapa Polda lainnya," ujar Irwasum Polri.

"Saya sampaikan wajib menghimbau masyarakat domestik maupun mancanegara untuk tetap menjaga prokes, inilah kuncinya untuk terhindar dari Covid-19," himbaunya.

"Intinya apresiasi kepada Polda Kepri dan jajaran yang terus melakukan berbagai upaya untuk melaksanakan vaksinasi, terus lakukan inovasi," tutup Komjen Pol Drs Agung.

Sedangkan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt S, SIK MSi mengatakan Irwasum Polri Komjen Pol Drs Agung Budi Maryoto bersama tim turun langsung ke Polda Kepri untuk melakukan fungsi pengawasan terhadap Operasi Aman Nusa II 2022. Irwasum Polri terkesan dan mengapresiasi atas upaya Polda Kepri dan Polres/Ta jajaran dalam pelaksanaan operasi Kemanusiaan penanggulangan pandemi Covid-19 di Provinsi Kepri.

Selanjutnya, Kabid Humas Polda Kepri menyampaikan tentang program Satlantas Polresta Barelang yaitu Program Garansi (Melanggar Tukar Vaksinasi). Program Garansi ini yaitu, jika anggota di lapangan temukan warga Batam yang melakukan pelanggaran lalu lintas, maka kita akan melakukan pengecekan, apakah mereka sudah melakukan vaksinasi atau belum. 

"Kalau mereka belum vaksinasi, maka kita akan mengarahkannya untuk dilakukan vaksinasi," tutup Kombes Pol Harry Goldenhardt S.