ISPU Inhil Turun dari 146 ke 96, Kualitas Udara Mulai Membaik

Rabu, 26 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Kualitas udara di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menunjukkan tren perbaikan setelah sebelumnya sempat berada dalam kategori tidak sehat akibat meningkatnya polusi udara.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Indragiri Hilir, Hardinata, SP., MM., mengatakan hasil pemantauan stasiun pemantau kualitas udara menunjukkan adanya penurunan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) dalam beberapa hari terakhir.

"Pada 24 Agustus 2026, ISPU sempat terpantau di angka tertinggi 146 yang masuk dalam kategori tidak sehat," ujar Hardinata, Rabu (26/8/2026).

Namun, seiring dengan terus menurunnya sejumlah parameter pencemar, kondisi kualitas udara di wilayah tersebut berangsur membaik.

"Pada Rabu, 26 Agustus 2026, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), khususnya parameter particulate matter (PM2,5), terpantau di angka 96, yang artinya sudah masuk dalam kategori sedang," jelasnya.

Menurut Hardinata, angka ISPU 96 masih berada dalam kategori sedang dan secara umum masih dapat diterima bagi kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan.

Penurunan ISPU tersebut juga sejalan dengan berkurangnya jumlah titik panas atau hotspot yang terpantau di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

DLHP Inhil berharap kualitas udara, khususnya di Kecamatan Tembilahan dan wilayah sekitarnya, terus mengalami perbaikan hingga kembali masuk dalam kategori baik.

"Harapan kita indeks standar pencemaran udara terus menurun sehingga kondisi udara di Inhil kembali normal dan masuk kategori baik," pungkasnya.