
BUALBUAL.com - Jalan Tepi Laut di RT 09, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, mengalami longsor yang mengakibatkan badan jalan rusak parah dan sulit dilalui.
Peristiwa tersebut terjadi pada malam hari dan langsung menjadi perhatian warga setempat. Jalan yang berada di kawasan pesisir itu diketahui rawan abrasi dan pergerakan tanah, terutama saat cuaca ekstrem.
Kondisi ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut.
“Kalau tidak segera ditangani, kami terpaksa ‘pakai jalur langit’,” ujar salah seorang warga dengan nada satir, menggambarkan pentingnya akses jalan tersebut bagi kehidupan sehari-hari.
Warga menyebut, jalan tersebut merupakan jalur vital yang menunjang mobilitas masyarakat, termasuk akses ekonomi dan layanan dasar. Kerusakan yang terjadi pun berdampak langsung terhadap aktivitas warga.
Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah desa, khususnya Kepala Desa Tanjung Baru, untuk segera mengambil langkah konkret dalam penanganan longsor tersebut.
Salah satu solusi yang diusulkan adalah pembangunan jalan alternatif sebagai akses sementara maupun permanen, guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan dengan aman.
Selain itu, warga juga mendorong agar dana desa dapat dialokasikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur tersebut. Mereka menilai langkah cepat sangat diperlukan untuk mengantisipasi longsor susulan yang berpotensi memperparah kondisi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya mitigasi bencana di wilayah pesisir, termasuk perencanaan infrastruktur yang lebih adaptif terhadap kondisi alam. Diharapkan, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghadirkan solusi jangka pendek maupun jangka panjang.
Sumber : Fb : Fitriadi Adi