
PEKANBARU, BUALBUAL.com – Kondisi jalan provinsi yang menghubungkan Kuala Cinaku, Kabupaten Indragiri Hulu, dengan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) kembali menjadi sorotan. Kerusakan jalan disebut semakin parah akibat tingginya aktivitas truk pengangkut batu bara yang diduga membawa muatan melebihi batas.
Anggota DPRD Riau dari Daerah Pemilihan (Dapil) Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik (ADT), meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau segera mengambil langkah konkret untuk menyelamatkan ruas jalan tersebut.
Menurutnya, lalu lintas kendaraan bertonase besar telah mempercepat kerusakan jalan, terlebih kondisi kontur tanah di kawasan itu tergolong labil.
"Kami minta Pak Plt Gubernur memberikan perhatian serius terhadap jalan Kuala Cinaku. Jalan ini semakin rusak karena setiap hari dilintasi truk-truk besar yang saya yakini melebihi batas muatan atau ODOL," ujar Andi Darma Taufik, Rabu (29/7/2026).
Ia menegaskan, kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) menjadi salah satu penyebab utama kerusakan infrastruktur jalan. Padahal, pemerintah telah berkomitmen menerapkan kebijakan Zero ODOL demi menjaga kualitas dan umur jalan.
"Kita sepakat dengan kebijakan Zero ODOL. Namun, jalan Kuala Cinaku menuju Indragiri Hilir justru dipenuhi truk-truk batu bara berukuran besar," katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu mendesak Pemprov Riau segera melakukan mitigasi, termasuk mengatur atau membatasi aktivitas kendaraan angkutan berat yang melintasi ruas jalan provinsi tersebut.
Menurut Andi, jika kondisi itu terus dibiarkan, kerusakan jalan akan semakin parah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.
"Jalan ini merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Dengan kondisi tanah yang sangat labil dan keterbatasan anggaran perawatan, persoalan ini harus menjadi perhatian serius Pemprov Riau agar kerusakan tidak semakin meluas," tegasnya.