Kajari Inhil Sulap Rumah Dinas Jadi PAUD Gratis, Siti Aisyah dan Andi Darma Taufik Turut Beri Dukungan!

Jumat, 30 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Pendidikan adalah hak segala bangsa, dan masa depan bangsa ini diletakkan pada pundak anak-anak usia dini. Dari tanah Indragiri Hilir (Inhil), Riau, sebuah gelombang perubahan yang menyentuh hati lahir dari kepekaan seorang penegak hukum.

Bukan sekadar menegakkan hukum, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Inhil, Johannes H. Siregar, S.H., M.H., membuktikan bahwa kepedulian sejati juga hadir di ruang-ruang kelas tempat tunas bangsa disemai.


Berawal dari Pemandangan Pagi di Pasar Tembilahan

Kisah ini bermula sekitar satu setengah bulan yang lalu, saat sang Kajari rutin berkeliling menelusuri sudut-sudut Kota Tembilahan antara pukul 08.00 hingga 10.00 pagi. Di tengah hiruk-pikuk aktivitas pagi hari, perhatiannya tertuju pada pemandangan yang mengusik nurani. Banyak anak-anak berusia di bawah lima tahun tampak setia menemani orang tua mereka berjualan dan berbelanja ke pasar.

Rasa penasaran membawa beliau berdiskusi langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Inhil. Pertanyaan sederhana terlontar, "Mengapa banyak anak usia 4-5 tahun ikut ke pasar di jam sekolah, apakah mereka tidak bersekolah di PAUD?"

Fakta pahit terungkap. Di saat Sekolah Dasar (SD) telah digratiskan oleh pemerintah, jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan TK masih berbayar. Bagi sebagian keluarga, biaya pendidikan swasta yang tidak murah menjadi tembok tebal yang menghalangi anak-anak usia emas untuk mendapatkan stimulasi pendidikan yang layak.


Rumah Dinas Menjadi Istana Ilmu: PAUD Adhyaksa Gratis

Tidak tinggal diam menghadapi realitas tersebut, dan berkat sinergi serta dukungan penuh dari Dinas Pendidikan, sebuah langkah luar biasa diambil. Rumah dinas Kejaksaan Inhil disulap menjadi ruang belajar yang hangat dan ramah anak. Lahirlah PAUD Adhyaksa Gratis.

Sekolah ini membuktikan bahwa keterbatasan fasilitas negara bukanlah halangan untuk berbuat mulia. Dengan dua guru berlatar belakang Sarjana PAUD yang mendedikasikan diri, anak-anak dididik secara cuma-cuma dan dipersiapkan dengan matang hingga siap melangkah ke jenjang Sekolah Dasar.

"Sekolah kita ini murah, tapi bukan murahan. Dan sekolah kita ini rasanya kaki lima, tapi kualitasnya bintang lima," ungkap  Kajari Inhil, Johannes H. Siregar dalam acara Soft Launching PAUD Adhyaksa, Jum'at (30/10/2026) di Jl. Prof. Moh. Yamin, Lr. Pantai Cerita, Tembilahan.


Semangat Kolaborasi dan Rekam Jejak Pengabdian Global

Langkah mulia ini mendapat apresiasi luas. Dalam acara Soft Launching PAUD Adhyaksa, hadir Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, bersama Anggota DPRD Riau, Andi Dharma Taufik, untuk memberikan doa dan dukungan langsung. Bahkan, pada momen tersebut, Siti Aisyah turut menyerahkan bantuan seragam sekolah secara simbolis kepada seluruh peserta didik angkatan pertama yang berjumlah 30 anak. Turut hadir pula Kadis Pendidikan Inhil, Lurah Tembilahan Kota, jajaran Kejari Inhil, serta para orang tua murid.

Komitmen pengembangan sekolah ini terus berlanjut, rencananya pada 10 November 2026 yang bertepatan dengan Grand Launching, PAUD Adhyaksa akan meneken MoU resmi dengan Kampus STAI Auliaurrasyidin Tembilahan.

Hebatnya lagi, ini bukanlah kali pertama bagi sang Kajari. Dedikasi serupa pernah beliau torehkan dengan mendirikan sekolah gratis di Timor Leste, dan kini yang kedua di Kabupaten yang berjuluk Hamparan Kelapa Dunia. Sebuah rekam jejak pengabdian lintas wilayah yang membanggakan.

Mimpi 25 Tahun Mendatang: Dari Tembilahan untuk Indonesia

Lebih dari sekadar tempat belajar membaca dan menulis, PAUD Adhyaksa adalah ruang di mana mimpi-mimpi besar ditanamkan sejak dini. Anak-anak usia 4 hingga 5 tahun diperkenalkan pada nilai-nilai kebangsaan, kesehatan, kedisiplinan, dan dunia kejaksaan agar mereka memiliki cita-cita yang tinggi.

Sebuah visi jangka panjang yang menyentuh jiwa disampaikan oleh sang pendiri. "Mimpi dan harapan kami, anak-anak yang hari ini bersekolah di sini kelak pada 25 tahun mendatang akan menelepon kami dan berkata: 'Pak Kajari, melalui sekolah yang Bapak dirikan dulu, hari ini kami telah menjadi jaksa, polisi, dokter, dan profesi membanggakan lainnya," ungkap Kajari Inhil menyampaikan Impiannya dengan penuh harapan.

Siti Aisyah, Anggota Komisi III DPR RI, turut mengungkapkan rasa kagum dan bangganya. Ia menyampaikan di tengah kesibukan menegakkan hukum, seorang Kajari mampu mendedikasikan hati untuk mencerdaskan kehidupan bangsa lewat pendidikan anak usia dini.

"Doa kami, semoga apa yang telah dilaksanakan ini mendapat keberkahan, dan anak-anak kita ke depan menjadi orang-orang hebat yang berbakti kepada orang tua serta nusa dan bangsa," ujarnya penuh haru.

Dari sebuah rumah dinas sederhana di Tembilahan, peradaban masa depan sedang dibangun. PAUD Adhyaksa berdiri bukan sekadar sebagai institusi pendidikan, melainkan sebagai monumen cinta kasih kemanusiaan untuk dunia pendidikan anak usia dini dan menjadi kebanggaan bersama.