Kantongi 33 Dukungan! Suparman Makin Pede Rebut Kursi Ketua KONI Riau

Minggu, 08 November 2026

PEKANBARU, BUALBUAL.COM – Persaingan memperebutkan kursi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Riau periode 2026–2030 mulai menghangat. Salah satu bakal calon, Suparman, mengaku semakin optimistis menghadapi proses pemilihan setelah memperoleh dukungan dari delapan KONI kabupaten/kota dan 25 cabang olahraga (cabor).

Mantan Ketua DPRD Riau tersebut menyampaikan dukungan itu saat mengembalikan formulir pendaftaran beserta berkas persyaratan pencalonan kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI Riau, Minggu (8/11/2026).

Penyerahan berkas berlangsung di Sekretariat KONI Riau, Stadion Utama Riau, Jalan Naga Sakti, Pekanbaru. Suparman hadir bersama sejumlah pendukungnya dan menyerahkan langsung dokumen pencalonan kepada panitia.

Delapan KONI kabupaten/kota yang disebut telah memberikan dukungan yakni KONI Dumai, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Pekanbaru, Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Indragiri Hilir. Selain itu, dukungan juga datang dari 25 cabang olahraga.

Berkas pencalonan tersebut diterima langsung Ketua TPP KONI Riau, Brigjen TNI (Purn) Purwadi. Panitia selanjutnya melakukan pemeriksaan awal terhadap kelengkapan administrasi yang diserahkan.

Suparman mengatakan, dukungan yang terus mengalir menjadi tambahan semangat bagi dirinya dan tim untuk mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum KONI Riau.

"Semangat kami semakin hari semakin menggebu-gebu. Saat ini kami mendapatkan dukungan dari delapan KONI kabupaten/kota dan 25 cabor. Jumlah tersebut sudah cukup dan melebihi ketentuan. Karena itu, kami optimistis," ujarnya.

Meski mengaku telah memperoleh dukungan yang cukup besar, Suparman menegaskan tidak ingin menjadikan pemilihan sebagai ajang saling menjatuhkan antarkandidat.

Menurutnya, seluruh bakal calon memiliki tujuan yang sama, yakni membawa olahraga Riau menjadi lebih baik dan meningkatkan prestasi atlet di berbagai cabang olahraga.

"Kami tidak ingin menjelek-jelekkan calon lain. Bagi kami, yang terpenting adalah bagaimana KONI Riau ke depan bisa lebih baik dan mampu meningkatkan prestasi olahraga," katanya.

Terkait program ke depan, Suparman menyebut pembenahan organisasi menjadi salah satu prioritas yang ingin dilakukannya. Ia menilai berbagai persoalan di tubuh KONI Riau perlu dievaluasi secara menyeluruh agar akar permasalahannya dapat diketahui dan dicarikan solusi.

Menurutnya, proses pembenahan harus diawali dengan mengidentifikasi kelemahan organisasi. Dengan demikian, langkah perbaikan dapat disusun secara tepat dan terarah.

"Kami dari tim mencoba mengurai masalah KONI sebelumnya. Kita cari tahu apa persoalannya, kemudian kita selesaikan bersama-sama. Kita bicara tentang kondisi KONI hari ini dan apa saja masalahnya. Kalau sudah bisa diurai satu per satu, kita akan tahu di sisi mana kelemahan kita," jelasnya.

Ia juga menilai pembenahan KONI tidak bisa hanya mengandalkan pandangan satu pihak. Karena itu, komunikasi dan konsultasi dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga, terutama para ketua cabang olahraga, dinilai sangat penting.

Suparman menyebut masukan dari para ketua cabor diperlukan karena mereka berhadapan langsung dengan proses pembinaan atlet, termasuk dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai kejuaraan.

Dengan melibatkan seluruh pihak, kebijakan yang nantinya diambil diharapkan dapat menjawab kebutuhan masing-masing cabang olahraga.

Ia menegaskan, peningkatan prestasi olahraga Riau harus menjadi prioritas kepengurusan KONI mendatang. Hal tersebut membutuhkan evaluasi, pembenahan organisasi, serta sinergi antara KONI Provinsi, KONI kabupaten/kota, dan seluruh cabang olahraga.

"Kami akan belajar dari kelemahan yang ada, melakukan konsultasi, dan meminta masukan serta keinginan para ketua cabor. Bagaimana caranya kita bisa meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Riau," ungkapnya.

Suparman menambahkan, dirinya tidak ingin menyampaikan janji besar tanpa dasar yang jelas. Baginya, komitmen untuk bekerja bersama dalam membenahi organisasi dan mendorong kemajuan olahraga Riau jauh lebih penting.

"Kita tidak muluk-muluk. Kita akan berbuat untuk kemajuan olahraga Riau," tutupnya.