Kapal ATTAHIRAH Karam di Terusan Saka Jalan, Muatan 104 Ton Kelapa dan Kerugian Capai Rp260 Juta

Selasa, 19 Mei 2026

BUALBUAL.com - Sebuah kapal pengangkut kelapa KM. ATTAHIRAH dilaporkan karam di perairan Terusan Saka jalan, jalur antara Kecamatan Mandah menuju Teluk Lanjut, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir, pada Senin (19/5) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kapal yang membawa sekitar 104 ton kelapa tersebut diduga tidak mampu menahan kuatnya arus surut di perairan itu. Kondisi tersebut membuat kapal kehilangan keseimbangan, kemudian posisi menjadi melintang dan miring hingga air masuk deras ke lambung kapal dan menyebabkan kapal akhirnya karam.

Berdasarkan keterangan Sekretaris Desa Bente, Junaidi, insiden itu diduga terjadi akibat rantai stir kapal yang lepas saat berada di tengah perjalanan, sehingga kapal sulit dikendalikan di tengah arus yang cukup deras.

Kronologi Kejadian

Kapten kapal diketahui bernama Ilham (48), warga Kuala Enok yang juga bertindak sebagai nakhoda KM. ATTAHIRAH. Kapal tersebut sedang dalam perjalanan dari Air Bagi menuju Sambuguntung, dengan rencana lanjutan ke Guntung, Pulau Burung hingga Batam.

Selain itu, penumpang lain di kapal yakni M. Yunus (31), seorang pelaut asal Kuala Enok.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp260 juta.

Proses Penanganan

Hingga saat ini, kapal masih berada di lokasi kejadian dan proses evakuasi belum dapat dilakukan secara maksimal. Petugas dan pihak terkait di lapangan masih menunggu kondisi air pasang, yang berkemungkinan digunakan untuk memudahkan proses evaluasi dan penarikan kapal dari lokasi karam.

Sementara itu, kondisi perairan di wilayah Kecamatan Mandah dan Pelangiran masih terus dipantau untuk memastikan proses evakuasi dapat berjalan aman dan lancar.