Kemacetan Simpang SKA Segera Terurai, Pemprov Riau Mulai Pelebaran Jalan Tuanku Tambusai

Jumat, 04 September 2026

BUALBUAL.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR-PKPP) mulai melaksanakan proyek pelebaran Jalan Tuanku Tambusai di Kota Pekanbaru.

Tahap awal pekerjaan diawali dengan pemindahan puluhan pohon yang berada di sepanjang lokasi proyek. Pohon-pohon tersebut dibongkar dan akan ditanam kembali di kawasan Tenayan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan proses pelebaran jalan akan dimulai setelah seluruh pemindahan pohon selesai dilakukan.

"Saat ini DLHK Kota Pekanbaru masih melakukan pembongkaran pohon yang nantinya akan ditanam kembali di Tenayan. Setelah proses itu selesai, baru pekerjaan pelebaran jalan dimulai," ujar Zulfahmi, Kamis (3/9/2026).

Ia menjelaskan, ruas Jalan Tuanku Tambusai di sekitar Rumah Sakit Hermina nantinya akan diperlebar menjadi dua jalur dengan lebar masing-masing 14 meter. Setiap jalur akan memiliki empat lajur kendaraan guna meningkatkan kapasitas jalan.

"Spesifikasi pelebarannya menjadi 14 meter untuk masing-masing dari dua jalur, dengan empat lajur di setiap jalur," jelasnya.

Zulfahmi menargetkan proyek tersebut selesai pada Desember 2026. Dengan demikian, rekayasa lalu lintas berupa penutupan lampu lalu lintas di Simpang SKA dapat diberlakukan sebelum memasuki tahun 2027.

"Target kami selesai pada Desember. Jadi sebelum tahun 2027, penutupan Simpang SKA sudah bisa diberlakukan," katanya.

Menurutnya, pelebaran Jalan Tuanku Tambusai beserta rekayasa arus lalu lintas dilakukan untuk mengurangi kemacetan di persimpangan Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Tuanku Tambusai atau Simpang SKA, yang selama ini menjadi salah satu titik kemacetan utama di Kota Pekanbaru.

"Ini menjadi perhatian pimpinan agar segera ditangani. Pada jam-jam sibuk, terutama saat akhir pekan, antrean kendaraan di Simpang SKA sering mengular dan menimbulkan kemacetan yang dikeluhkan masyarakat," tutup Zulfahmi.

(MC Riau)