Korban Tenggelam Bertambah, BPBD Pekanbaru Minta Orangtua Waspada Saat Anak Bermain di Sungai

Rabu, 21 Oktober 2026

BUALBUAL.com -;Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pekanbaru mengimbau para orangtua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain maupun berenang di sungai. Imbauan ini disampaikan menyusul dua peristiwa tenggelam yang terjadi dalam kurun waktu sekitar satu bulan terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru, Martin Manulok, mengatakan pengawasan orangtua sangat penting untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

"Kami mengimbau orangtua agar selalu mengawasi anak-anak saat bermain di tepi sungai. Jangan sampai berenang sembarangan hingga akhirnya terjadi musibah tenggelam," ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Martin menjelaskan, insiden pertama terjadi pada 20 September 2026. Saat itu seorang warga dilaporkan tenggelam di bekas galian proyek yang berada di dekat Kompleks Taman Makam Pahlawan Kusuma Dharma. Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Peristiwa kedua terjadi pada 17 Oktober 2026 di Sungai Siak. Seorang anak berusia 10 tahun dilaporkan tenggelam, dan setelah dilakukan pencarian oleh tim gabungan, korban ditemukan sehari kemudian dalam keadaan meninggal dunia.

"Kami bersama tim gabungan melakukan pencarian sejak hari kejadian. Korban berhasil ditemukan keesokan harinya, namun sudah dalam kondisi meninggal dunia," kata Martin didampingi Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Pekanbaru, Suhendri.

BPBD berharap masyarakat, khususnya para orangtua, lebih waspada dan tidak membiarkan anak-anak bermain tanpa pengawasan di sekitar sungai maupun lokasi perairan yang berisiko.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah anak-anak tenggelam atau terbawa arus, terutama saat beraktivitas di kawasan sungai.