
BUALBUAL.com - Suasana duka menyelimuti keluarga besar Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir. Kabar wafatnya Ketua DPH LAMR Kecamatan Tembilahan Hulu, Datuk Sayed Tengku Basirun, meninggalkan luka dan kehilangan yang mendalam di tengah masyarakat adat. 06/12/25
Ketua LAMR Inhil, Datuk Asmadi, SH, menyampaikan ucapan belasungkawa yang penuh haru dan penghormatan. Melalui pesannya, beliau mengungkapkan betapa besar kehilangan yang dirasakan, bukan hanya oleh keluarga almarhum, tetapi juga oleh seluruh jajaran LAMR se-Kabupaten Indragiri Hilir.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami LAMR Kabupaten Inhil turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya orang tua kami, Datuk Sayed Tengku Basirun. Semoga almarhum husnul khatimah, ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya, diterima seluruh amal ibadahnya, dan dihapuskan segala dosa-dosanya. Untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan ketabahan dan kesabaran. Aamiin ya Rabbal 'alamin.”
Datuk Asmadi mengenang almarhum sebagai sosok yang baik, ramah, dan sangat santun dalam bergaul. Almarhum dikenal mudah tersenyum, ringan membantu, dan selalu memuliakan siapa pun yang datang bersilaturahmi. Di mata keluarga besar LAMR, almarhum merupakan salah satu tokoh adat yang teguh menjaga marwah dan adat istiadat Melayu, baik dalam tindakan maupun tutur kata.
Bagi LAMR Inhil, almarhum bukan sekadar pemimpin adat, tetapi juga figur ayah yang penuh kasih. Kehilangan ini menjadi duka bersama bagi seluruh anak kemenakan yang pernah merasakan sentuhan nasihat, bimbingan, dan kehangatan beliau.
Doa-doa terbaik terus dipanjatkan agar perjalanan almarhum menuju sisi Allah SWT dilapangkan, dan keluarga diberikan kekuatan dalam menghadapi ujian ini.
Semoga Allah merahmati almarhum Datuk Sayed Tengku Basirun, dan menjadikan segala amal baiknya sebagai penerang di alam kubur. Aamiin.