
BUALBUAL.com - Direktur Utama PT Sarana Pembangunan Riau (SPR), Dr. H. Haris Kampay, bersama jajaran manajemen melakukan silaturahmi ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau di Balai LAM Riau, Jalan Diponegoro, Selasa (14/7/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan untuk meminta tunjuk ajar dari LAM Riau agar setiap kebijakan dan langkah strategis yang dijalankan PT SPR ke depan tetap berpedoman pada adat istiadat dan nilai-nilai budaya Melayu yang berlaku di Bumi Lancang Kuning.
Dalam rombongan PT SPR turut hadir Komisaris SPR Sri Hariyanto, Sekretaris SPR Hariyanto Karim, Direktur PT SPR Trada Suwandi, Direktur PT SPR Cipta Lestari Pajar Simanjuntak, Komisaris PT SPR Cipta Lestari Suryadi Khusaini, serta jajaran lainnya.
Sementara itu, pihak LAM Riau diwakili Ketua Majelis Kerapatan Adat Datuk Raja Marjohan, Ketua Harian Datuk Taufik Ikram Jamil, beserta pengurus LAM lainnya.
Dalam sambutannya, Haris Kampay menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dan respons cepat LAM Riau yang telah menerima kunjungan silaturahmi tersebut.
"Kehadiran kami ke LAM Riau semata-mata untuk meminta tunjuk ajar. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah dan kebijakan yang diambil PT SPR ke depan berjalan sesuai koridor adat, adab, dan nilai-nilai Melayu," ujar Haris Kampay.
Ia menegaskan, sebagai BUMD milik Pemerintah Provinsi Riau, SPR ingin membangun hubungan yang erat dengan para pemangku adat sebagai bentuk penghormatan terhadap budaya dan kearifan lokal.
Ketua Harian LAM Riau, Datuk Taufik Ikram Jamil, mengapresiasi inisiatif PT SPR yang datang bersilaturahmi tanpa harus diundang terlebih dahulu.
"Barangkali SPR merupakan satu-satunya BUMD yang berinisiatif sendiri datang bersilaturahmi ke LAM. Ini sesuatu yang langka. Biasanya kami yang mengundang, bahkan sering kali karena ada persoalan. Maka langkah ini patut diapresiasi," katanya.
Sementara itu, Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, Datuk Raja Marjohan, berharap PT SPR tidak hanya mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Riau, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, SPR diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi putra-putri daerah untuk terlibat dalam berbagai usaha dan kegiatan perusahaan.
"Di antaranya memberi ruang bagi anak-anak negeri untuk menjadi bagian dari usaha-usaha yang ada di SPR, sehingga benar-benar kita menjadi tuan di negeri sendiri," ujar Datuk Raja Marjohan.