
BUALBUAL.com - Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Kepengurusan Komunitas Cinta Masjid Indonesia (KCMI) Provinsi Riau dan Pengurus Daerah (PD) KCMI Kota Pekanbaru.
Agenda pembentukan ketua dan wakil ketua tersebut berlangsung khidmat mulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri tokoh nasional maupun daerah, tokoh agama, aktivis dakwah, pengurus masjid, serta kalangan mahasiswa.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya , , dan . Dari unsur kepemudaan hadir Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara, , didampingi Sekretaris Jenderal, .
Dalam arahannya, Rusli Effendi menekankan pentingnya merevitalisasi fungsi masjid di era modern. Menurutnya, masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah ritual, tetapi juga pusat dakwah yang terintegrasi dengan berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.
“Kita ingin mengembangkan masjid menjadi pusat dakwah yang di dalamnya terdapat perpustakaan, ruang kesehatan, serta sentuhan digitalisasi. Saya berharap ada ide-ide segar dari setiap daerah untuk menggerakkan perjuangan mulia ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak generasi muda untuk aktif mengambil peran dalam memakmurkan masjid. Menurutnya, kontribusi pemuda dalam kegiatan keumatan akan menjadi amal ibadah yang besar di sisi Allah SWT.
Selain itu, Rusli Effendi turut menggagas program “Subuh Keliling”, sebuah gerakan sosial berbasis kepemudaan yang bertujuan menyalurkan santunan kepada masyarakat kurang mampu.
“Menguasai subuh artinya menguasai dunia,” tegasnya.
Panglima Barisan Muda Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara, Indra Gunawan, menyambut baik terbentuknya kepengurusan KCMI di tingkat provinsi maupun kota.
“Ini momentum besar bagi anak muda untuk kembali mendekatkan diri kepada masjid. Masjid adalah kekuatan umat, dan kami dari Laskar Melayu Bijuangsa Nusantara mendukung penuh pergerakan ini,” katanya.
Rapat pembentukan berlangsung hangat dan ditutup dengan sesi diskusi santai yang membahas berbagai inovasi serta program kerja ke depan.
Di akhir kegiatan, Rusli Effendi secara simbolis menyerahkan buku berjudul Masjid Mandiri karya kepada perwakilan pengurus.
Kegiatan silaturahmi dan konsolidasi umat tersebut kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen dan kebersamaan dalam mendukung gerakan memakmurkan masjid di Riau.