Libur Berubah Mimpi Buruk! Dua Kapal Rusak, Antrean Roro Bengkalis Mengular Berjam-jam

Senin, 06 Juli 2026

BUALBUAL.com - Pakning mengalami kepadatan parah setelah dua dari lima armada mengalami kerusakan. Akibatnya, pengguna jasa penyeberangan harus mengantre hingga lebih dari delapan jam.

Dua kapal yang saat ini tidak dapat beroperasi secara normal yakni KMP Bahari Nusantara dan KMP Sereia Domar. Kerusakan tersebut membuat kapasitas layanan penyeberangan berkurang drastis sehingga antrean kendaraan pada saat musim liburan seperti terpantau pada Senin (6/7/26) padat di dermaga Air Putih (Bengkalis).

 Kepala Bidang Pelayaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bengkalis, Edi Kurniawan mengatakan, KMP Bahari Nusantara masih menunggu kedatangan suku cadang mesin utama dari Surabaya. Sementara itu, KMP Sereia Domar mengalami kerusakan pada mesin pembantu (Auxiliary Engine/AE) 1 dan 2.

Saat ini kondisi tiga kapal melayani antrean dan karena adanya kepadatan jadi jadwal tunggu bisa lebih dari delapan jam.

"Untuk mesin AE 2 sudah selesai diperbaiki dan sedang menjalani pengetesan. Sedangkan AE 1 masih dalam proses perbaikan karena terdapat kebocoran. Mudah-mudahan bisa segera selesai agar dapat membantu mengurai antrean," ujar Edi usai meninjau perbaikan KMP Sereia Domar, Senin (6/7/26).

Di ruang mesin KMP Sereia Domar, sejumlah awak kapal tampak bekerja memperbaiki mesin AE 1 yang mengalami kebocoran agar kapal dapat segera kembali beroperasi.

General Manager (GM) Surya Timur Line Bengkalis (KMP Sereia Domar), Tommy Silaban, mengatakan seluruh kru terus berjibaku mempercepat proses perbaikan sejak kerusakan terjadi pada Jumat lalu.

"Sedang kita gesa perbaikan sejak Jumat kemarin. Mesin AE 2 sudah tuntas dan menjalani pengetesan, sedangkan hari ini fokus menyelesaikan AE 1. Mudah-mudahan besok pagi kapal sudah kembali melayani lintasan," kata Tommy.

Ia mengungkapkan, berhentinya operasional kapal selama beberapa hari telah menyebabkan perusahaan mengalami kerugian hingga miliaran rupiah akibat terhentinya layanan angkutan penyeberangan di lintasan Bengkalis–Pakning.

Pihak pengelola berharap proses perbaikan dapat segera rampung sehingga armada kembali beroperasi normal dan antrean panjang kendaraan musim liburan selama beberapa hari terakhir dapat segera terurai.