
PEKANBARU, BUALBUAL.com — Ribuan ijazah lulusan SMA Negeri dan SMK Negeri di Provinsi Riau hingga kini masih tersimpan di sekolah masing-masing. Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau mengimbau para alumni, khususnya lulusan tahun 2023 ke bawah, agar segera mengambil dokumen penting tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menyebutkan terdapat 11.856 ijazah yang belum diambil oleh pemiliknya. Jumlah tersebut terdiri dari 5.635 ijazah SMA Negeri dan 6.221 ijazah SMK Negeri.
Menurut Erisman, ijazah merupakan dokumen penting yang akan dibutuhkan untuk berbagai keperluan, seperti melanjutkan pendidikan, melamar pekerjaan, hingga pengurusan administrasi lainnya.
"Kami mengimbau seluruh alumni SMA Negeri dan SMK Negeri, terutama tamatan tahun 2023 ke bawah yang belum mengambil ijazah, agar segera datang ke sekolah masing-masing. Ijazah adalah dokumen penting untuk masa depan anak-anak didik kita," ujar Erisman, Selasa (28/7/2026).
Ia menegaskan, pengambilan ijazah tidak dipungut biaya apapun. Seluruh alumni berhak mendapatkan ijazah secara gratis karena merupakan hak mereka sebagai lulusan sekolah.
"Kami pastikan pengambilan ijazah tidak dikenakan pungutan apa pun. Gratis. Sekolah juga sudah siap melayani alumni yang datang mengambil ijazahnya," tegasnya.
Disdik Riau juga membuka layanan konsultasi bagi alumni yang mengalami kendala saat proses pengambilan ijazah.
"Bagi alumni yang membutuhkan informasi atau mengalami kendala, bisa datang langsung ke Dinas Pendidikan Provinsi Riau melalui Bidang SMA atau Bidang SMK. Kami siap membantu agar proses pengambilan ijazah berjalan lancar," tambah Erisman.
Disdik Riau berharap seluruh alumni segera memanfaatkan kesempatan tersebut agar dokumen pendidikan mereka dapat digunakan sesuai kebutuhan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh lulusan mendapatkan dokumen pendidikan secara lengkap dan tidak mengalami hambatan dalam perjalanan masa depan mereka.