
Kantor Desa Idaman Kecamatan Gaung Anak Serka Kabupaten Indragiri Hilir Riau
BUALBUAL.com - Di sebuah sudut selatan Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, terbentang sebuah desa kecil yang menyimpan harapan besar. Namanya Desa Idaman. Nama yang sederhana, namun sarat makna. Sebuah akronim dari Indah, Damai, dan Aman, cerminan keinginan masyarakat akan sebuah kampung halaman yang tenteram, nyaman, dan penuh harapan di tengah belantara alam Sumatra.
Nama "Idaman" sendiri merupakan sebuah akronim yang memiliki makna filosofis mendalam bagi masyarakat setempat, yaitu:
Indah
DAmai
MAN (Aman)
Desa Idaman bukan desa yang lahir begitu saja. Desa ini resmi berdiri pada 20 Juli 2011, sebagai hasil dari pemekaran Desa Sungai Empat. Saat itu, pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir bersama masyarakat sepakat bahwa pelayanan pemerintahan harus lebih dekat dan pembangunan harus merata hingga ke pelosok. Maka lahirlah beberapa desa baru: Kelumpang, Rambaian, Tuasan, dan tentu saja Idaman.
Meski baru berusia belasan tahun, Desa Idaman telah melewati banyak kisah.
Secara administratif, Desa Idaman terdiri atas 5 dusun, yaitu:
1. Dusun Moga Darat
2. Dusun Moga Mulia
3. Dusun Kemang
4. Dusun Payung
5. Dusun Mandian
Ditetapkan sebagai pusat pemerintahan desa. Dulu, kantor desa berada di Dusun Payung, tapi sejak 2013, aktivitas pemerintahan resmi dipindahkan ke Mandian setelah Rumah Perbendaharaan dan Masyarakat berdiri di sana — sebuah bangunan sederhana, namun menjadi saksi geliat kehidupan warga desa.
Penduduk Desa Idaman mayoritas bekerja sebagai petani dan pekebun. Kelapa rakyat, sagu, sawit, dan pinang menjadi andalan perekonomian masyarakat. Di musim kemarau, hasil bumi itu diangkut lewat jalan darat. Namun saat hujan tiba, jalan tanah berubah menjadi lumpur tebal, menyulitkan mobilitas warga. Sungai kembali jadi jalur utama, menghubungkan desa dengan pasar-pasar di kecamatan dan kota kabupaten.
Masyarakat di sini hidup dalam kesederhanaan, dengan mayoritas beragama Islam. Nilai-nilai gotong royong masih kuat dipegang. Setiap kegiatan pembangunan, mulai dari mempe.rbaiki jalan desa hingga membangun pos ronda, dilakukan bersama. Anak-anak sekolah menyeberangi parit dan rawa untuk belajar, sementara para ibu sibuk di kebun atau menyiapkan hasil panen.
Di awal berdirinya, Desa Idaman dipimpin oleh Sutiyanto S.Pkp PMPD Kabupaten Indragiri Hilir sebagai Pelaksana Jabatan Sementara (PJS) selama enam bulan. Setelah itu, masyarakat memilih Risno sebagai kepala desa pertama. Di tangan Risno, berbagai upaya dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga. Meski tantangan infrastruktur masih membayangi, semangat masyarakat tak pernah padam.
Kini, Desa Idaman masih berjuang keluar dari kategori desa miskin. Namun, di balik segala keterbatasan, masyarakatnya tetap percaya bahwa harapan akan desa Indah, Damai, dan Aman bukan sekadar nama — melainkan cita-cita yang perlahan mereka wujudkan bersama.
“Karena kami memang tinggal di Desa Idaman, jadi cita-cita kami pun harus jadi desa yang diidamkan,” tutur Pak Risno suatu ketika.
Sumber:
Website Resmi Desa Idaman: https://www.idaman.desa.id/p/sejarah.html
Dokumentasi YouTube: https://m.youtube.com/watch?v=MhnpqaBhYoI
Data Kecamatan Gaung Anak Serka, Dinas PMD Kabupaten Indragiri Hilir.