Modus Kejam! Sopir Truk CPO Ditodong Senpi dan Dibuang di Hutan

Sabtu, 24 Mei 2025

BUALBUAL.com - Seorang sopir truk tangki pengangkut crude palm oil (CPO) bernama Herman (51) menjadi korban perampokan disertai penculikan di Kabupaten Siak, Riau. Korban disekap dan ditodong menggunakan senjata api oleh para pelaku.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Bayu Efendi, menyebutkan peristiwa itu terjadi di Jalan Lintas Perawang-Buton Km. 39, Kampung Pangkalan Pisang, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, pada Selasa (20/5/2025) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.

Bayu menjelaskan, saat kejadian korban sedang mengemudikan truk tangki Mitsubishi bermuatan CPO milik PT MAS, yang sebelumnya dimuat di Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu, dan hendak dikirim ke Dumai.

Ketika melintas di Km 11 Koto Gasib menuju Perawang, sebuah mobil Toyota Innova berwarna hitam menyalip truk Herman. Dari dalam mobil tersebut, seorang pria meneriaki korban bahwa dirinya telah menabrak orang.

“Woi anjing, kau nabrak orang!” teriak pelaku dari dalam mobil.

Setelah itu, mobil tersebut memotong laju truk Herman dan memaksanya berhenti. Seorang pelaku turun, menuduh Herman melarikan diri setelah menabrak orang di daerah Lubuk Dalam.

“Kau nabrak orang, dan kau lari pulak,” ucap pelaku. Namun Herman membantah, “Mana ada aku nabrak orang, Pak.”

Tanpa banyak bicara, pelaku memaksa Herman turun dari truk dan membawanya masuk ke dalam mobil. Dua pelaku lainnya ikut membantu menarik korban. Di dalam mobil, Herman duduk diapit dua pria. Salah satu pelaku menodongkan benda yang menyerupai senjata api laras pendek ke leher korban dan mengancam akan menembak jika melawan.

“Jangan ngelawan kau, nanti ku tembak,” ujar pelaku.

Tak lama kemudian, pelaku di sebelah kanan korban menindih tubuh Herman menggunakan lutut. Mata, mulut, dan tangan korban lalu dilakban, sementara mobil berputar arah dan melanjutkan perjalanan.

Beberapa waktu kemudian, korban dibuang di kawasan Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, dalam kondisi terikat dan mata tertutup. Tiga orang warga menemukan Herman dan segera menolongnya.

Korban yang sempat tidak sadarkan diri baru siuman di sebuah rumah makan tak jauh dari lokasi penemuan. Ia kemudian dibantu seorang rekannya dan mendapat pengamanan dari aparat kepolisian.

Polres Siak menerima laporan resmi dari korban dan langsung melakukan penyelidikan serta olah tempat kejadian perkara (TKP). Truk tangki ditemukan di wilayah Minas, namun muatan CPO di dalamnya telah raib.

“CPO-nya hilang,” kata AKP Bayu Efendi.

Pihak perusahaan tempat korban bekerja juga telah memberikan pendampingan pascakejadian dan membawanya ke kantor perusahaan di Pekanbaru.