Modus Tawarkan Tumpangan, Komplotan Begal di Pekanbaru Gasak iPhone Korban

Senin, 06 Juli 2026

BUALBUAL.com - Aparat kepolisian tengah memburu komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) yang beraksi di kawasan Jalan Nelayan, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Dalam peristiwa tersebut, seorang pemuda berusia 19 tahun menjadi korban setelah telepon genggam miliknya dirampas.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (4/7/2026) sekitar pukul 21.00 WIB, di dekat Gereja GPI Eben Haezer. Korban diketahui bernama Hengki Prasetiyo, warga Kecamatan Kulim, yang mengalami kerugian sekitar Rp10 juta setelah kehilangan satu unit iPhone 11 berwarna hitam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian korban berada di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Senapelan, Jalan Riau, dan telah memesan layanan ojek online Maxim. Namun, sebelum pengemudi yang dipesan tiba, korban dihampiri seorang pria yang menawarkan tumpangan pulang.

Tanpa menaruh curiga, korban menerima tawaran tersebut. Pelaku kemudian membawa korban menuju Jalan Nelayan, Kecamatan Rumbai.

Setibanya di lokasi yang relatif sepi, tiga orang lainnya datang menggunakan dua sepeda motor. Keempat pelaku diduga langsung mengeroyok korban hingga tidak berdaya, lalu merampas iPhone miliknya sebelum melarikan diri.

Korban yang berhasil menyelamatkan diri kemudian menghubungi keluarganya untuk meminta pertolongan. Peristiwa tersebut juga diketahui oleh seorang saksi berinisial LA yang selanjutnya melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Kanit Reskrim Polsek Rumbai, IPTU Rafles, membenarkan adanya laporan terkait dugaan aksi begal tersebut. Ia mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku.

"Laporan korban sudah kami terima. Saat ini kasusnya masih dalam proses penyelidikan," ujar IPTU Rafles, Minggu (5/7/2026).

Usai menerima laporan, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan olah TKP, meminta keterangan sejumlah saksi, berkoordinasi dengan Tim Inafis, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Sementara itu, korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan penanganan medis. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah menerima tawaran tumpangan dari orang yang tidak dikenal guna menghindari menjadi korban tindak kejahatan.