Mulai Hari Ini! Kantor BWSS III Pekanbaru Dirobohkan, Jalan Baru Siap Tembus ke Pepaya

Minggu, 11 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) III di Jalan Cut Nyak Dien Pekanbaru, hari ini Ahad (11/9/26) mulai dirobohkan menggunakan alat berat.

Balai di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Ditjen SDA - Kemen PUPR) ini nantinya bakal menjadi jalan alternatif dari Jalan Cut Nyak Dien menuju Jalan Pepaya.

"Ya mulai dirobohkan, nanti akan menjadi jalan alternatif dari Cut Nyak Dien menuju Pepaya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PURPKPP) Provinsi Riau, Zulfahmi, Ahad (11/9/26).

Selain itu, Kantor arsip milik Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jalan Pepaya yang berada persis di belakang Kantor Balai Wilayah Sungai Sumatera III juga akan dihancurkan.

Namun untuk proses perobohan, kemungkinan baru akan dilakukan pada 2027 mendatang, setelah pembangunan kantor baru di lokasi eks Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Riau juga berlokasi di Jalan Pepaya selesai.

"Yang membangun Pemprov Riau. Rencana membangun jalan Cut Nyak Dien tembus ke Pepaya ini kan ide Plt Gubri SF Hariyanto. Beliau ingin bagaimana mengurai kemacetan di Pekanbaru melalui adanya jalan alternatif. Pemikiran Pak Plt yang hari ini mulai diimplementasikan sebagai investasi untuk anak cucu ke depan," papar Zulfahmi lagi.

Ada pun untuk Kantor BWSS III sendiri, aktivitas perkantoran mereka sudah pindah ke Dinas Ketahanan Pangan di Jalan Kuantan Raya. Karena itu, pekerjaan perobohan pun tidak ada kendala lagi.

Plt Gubri SF Hariyanto pada awal Januari 2026 berharap Provinsi Riau, khususnya Pekanbaru, memiliki infrastruktur yang baik dan tertata rapi. Ia membayangkan layaknya kota besar umumnya, jalanan lebar, bersih, minim kemacetan.

Saat itu, mantan Inspektur Kementerian PUPR tersebut menyatakan untuk mewujudkannya, harus ada terobosan berani "membelah" kekakuan birokrasi. Ia bahkan saat itu menegaskan, jika takut berbuat tidak ada obatnya, kecuali berani memulai.

"Inikan (Jalan Cut Nyak Dien tembus ke Pepaya) sebagai alternatif, ketika Jalan Sudirman sudah semakin dipadati kendaraan," ungkap SF Hariyanto saat itu.