Nama Abdul Wahid Dicatut Akun TikTok! Video Lama Dikaitkan Isu Penyadapan Istana

Jumat, 06 November 2026

BUALBUAL.com - Juru Bicara mantan Gubernur Riau Abdul Wahid, Musliadi alias Cak Mus, membantah keras keterkaitan Abdul Wahid dengan konten TikTok yang mengaitkan dirinya dengan isu dugaan penyadapan terhadap Istana Negara oleh mantan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Konten tersebut beredar melalui akun TikTok bernama AW Gubri (@aw.gubri) yang menggunakan nama profil "Abdul Wahid Gubernur Riau" serta foto Abdul Wahid saat masih mengenakan pakaian dinas gubernur.

Dalam salah satu unggahannya, akun tersebut menampilkan video dokumentasi lama ketika Abdul Wahid masih menjabat sebagai Gubernur Riau dan menyambut kedatangan Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat melakukan kunjungan ke Riau.

Namun, rekaman lama tersebut kembali beredar dengan narasi yang dikaitkan dengan isu dugaan penyadapan Istana. Penyajian konten itu dinilai seolah-olah menggambarkan Abdul Wahid turut memberikan pernyataan atau tudingan terkait persoalan tersebut.

Menanggapi hal itu, Cak Mus menegaskan bahwa akun TikTok AW Gubri bukan milik Abdul Wahid.

Menurutnya, penggunaan nama, foto, dan dokumentasi kegiatan Abdul Wahid tanpa kejelasan identitas pengelola akun berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Pertama, akun ini bukan akunnya Pak Abdul Wahid. Atau TikTok ini bukanlah TikTok Abdul Wahid. Ini jelas ada sabotase untuk kepentingan politik tertentu,” tegas Cak Mus.

Ia juga menilai narasi yang disampaikan melalui akun tersebut tidak benar dan menyesatkan. Sebab, video yang digunakan merupakan dokumentasi kegiatan pemerintahan saat Abdul Wahid masih aktif menjabat sebagai gubernur, bukan pernyataan mengenai isu penyadapan Istana.

“Ini tidak benar, ini menyesatkan karena menyebarkan berita yang tidak benar. Kita lihat memang video ini video lama, saat Pak Abdul Wahid aktif sebagai gubernur menyambut kedatangan Kapolri Listyo Sigit Prabowo waktu itu berkunjung ke Riau,” jelasnya.

Atas beredarnya konten tersebut, Cak Mus menyampaikan bahwa pihaknya berencana melaporkan akun TikTok AW Gubri ke Polda Riau.

Langkah hukum itu ditempuh karena konten tersebut dinilai merugikan nama baik Abdul Wahid dan berpotensi membentuk persepsi keliru seolah-olah mantan Gubernur Riau itu memiliki pernyataan atau sikap politik sebagaimana narasi yang disebarkan akun tersebut.

“Akun ini besok akan kami laporkan ke Polda Riau karena merugikan nama Pak Abdul Wahid,” ungkapnya.

Cak Mus turut mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima maupun menyebarkan informasi di media sosial.

Ia meminta masyarakat tidak langsung mengaitkan sebuah video dengan isu tertentu tanpa terlebih dahulu memeriksa sumber, waktu, dan konteks asli rekaman tersebut.

Menurutnya, kehati-hatian dalam bermedia sosial penting untuk mencegah penyebaran informasi yang keliru dan merugikan pihak lain.