Panitia Akhirnya Buka Suara! Ini Alasan Tiket Final Bupati Cup Inhil Tembus Rp40 Ribu

Jumat, 17 Juli 2026

BUALBUAL.com - Panitia pelaksana Bupati Cup Indragiri Hilir (Inhil) 2026 akhirnya memberikan penjelasan terkait penetapan harga tiket partai final yang belakangan menuai keluhan dari sebagian masyarakat.

Ketua PSSI Kabupaten Indragiri Hilir, Yusrizal, menegaskan bahwa penetapan harga tiket tidak dilakukan secara sepihak. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen.

"Keputusan penetapan harga tiket final ini diambil setelah melalui koordinasi bersama seluruh stakeholder. Jadi bukan keputusan sepihak dari panitia maupun PSSI," ujar Yusrizal kepada BualBual.com, Jumat (17/7/2026).

Ia menjelaskan, panitia mempertimbangkan berbagai kebutuhan agar partai final dapat berlangsung aman, tertib, dan berkualitas.

Salah satu pertimbangan utama adalah menghadirkan perangkat pertandingan terbaik, termasuk wasit berlisensi yang berpengalaman memimpin laga di kompetisi level nasional.

"Kami juga memperhatikan kondisi yang ada. Pada partai final ini kami menghadirkan wasit yang biasa bertugas di kompetisi skala liga, sehingga tentu membutuhkan biaya operasional yang lebih besar dibanding pertandingan sebelumnya," jelasnya.

Selain itu, panitia juga harus memenuhi berbagai kebutuhan teknis lainnya, seperti pengamanan, tenaga kesehatan, perangkat pertandingan, hingga penyediaan fasilitas penunjang demi memberikan kenyamanan bagi pemain maupun penonton.

Yusrizal mengatakan pihaknya memahami adanya berbagai masukan dari masyarakat terkait harga tiket. Seluruh aspirasi tersebut, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan turnamen di masa mendatang.

"Kami menghargai setiap masukan dari masyarakat. Semua itu menjadi perhatian kami dan akan menjadi bahan evaluasi ke depan agar pelaksanaan Bupati Cup bisa semakin baik," katanya.

Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan harga tiket partai final yang dipatok Rp20 ribu untuk tribun terbuka dan Rp40 ribu untuk tribun tertutup. Mereka menilai tarif tersebut cukup memberatkan di tengah kondisi ekonomi masyarakat, khususnya saat harga kelapa sebagai komoditas utama petani Inhil masih rendah.

Meski demikian, panitia menegaskan kebijakan penetapan harga tiket telah melalui kesepakatan bersama dengan mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan kebutuhan penyelenggaraan, sehingga partai puncak Bupati Cup Inhil 2026 dapat berlangsung dengan aman dan menghadirkan pertandingan yang berkualitas.