
BUALBUAL.com - Gangguan dan pemadaman listrik yang berulang kali terjadi di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), mulai mendapat perhatian serius pemerintah kecamatan.
Camat Pulau Burung, Razali, SE, secara resmi melayangkan surat kepada Ketua DPRD Inhil pada 26 Agustus 2026. Surat bernomor 205/SET-PB/VIII/2026 tersebut berisi permohonan agar keluhan masyarakat terkait pasokan listrik yang tidak stabil segera ditindaklanjuti.
Dalam surat itu disebutkan, gangguan listrik tidak hanya terjadi pada jaringan PLN Kecamatan, tetapi juga berkaitan dengan PLN Kabupaten. Pemadaman disebut berlangsung berulang kali dengan durasi yang cukup lama sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Kondisi tersebut dinilai berdampak langsung terhadap aktivitas warga, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga roda perekonomian. Tak hanya itu, pelayanan publik dan kegiatan pendidikan juga ikut terganggu.
Sektor pendidikan menjadi salah satu perhatian utama. Para pelajar di Pulau Burung kini semakin bergantung pada teknologi dan internet untuk menunjang proses belajar. Pemadaman listrik yang berlangsung berulang dikhawatirkan menyulitkan siswa belajar dari rumah dan pada akhirnya berdampak terhadap kualitas pendidikan.
Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kecamatan Pulau Burung meminta DPRD Inhil memberikan perhatian khusus serta berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) dan instansi terkait.
Camat berharap langkah tersebut dapat menghasilkan solusi yang cepat, tepat, dan berkelanjutan, sehingga persoalan kelistrikan di Pulau Burung tidak terus berulang.
“Kami berharap melalui dukungan dan perhatian Ketua DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, pelayanan kelistrikan di Kecamatan Pulau Burung dapat segera ditingkatkan sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik dan nyaman.”
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari DPRD Inhil maupun pihak PLN terkait surat permohonan tersebut.