Pelanggan Sudah Bayar, Jaringan Malah Mati! ADT Desak Telkomsel Beri Kompensasi dan Tagih Tanggung Jawab

Sabtu, 31 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Gangguan jaringan Telkomsel yang kembali terjadi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, mendapat perhatian anggota DPRD Provinsi Riau, Andi Darma Taufik (ADT).

ADT meminta pihak Telkomsel segera memberikan penjelasan terbuka terkait penyebab gangguan jaringan yang kembali dikeluhkan masyarakat. Pasalnya, persoalan serupa telah terjadi dua kali dalam Oktober 2026, yakni pada 6 Oktober dan kembali terjadi pada 31 Oktober 2026.

Menurut ADT, persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena menyangkut hak masyarakat sebagai pelanggan yang telah membayar layanan telekomunikasi.

"Hak konsumen juga dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen," tegas ADT.

Ia meminta pihak Telkomsel menjelaskan penyebab gangguan secara transparan serta memberikan kompensasi yang adil kepada seluruh pelanggan yang terdampak.

"Kami meminta pihak Telkomsel menjelaskan penyebab gangguan secara terbuka dan memberikan kompensasi yang adil secara otomatis kepada seluruh pelanggan terdampak. Masyarakat telah membayar layanan dan berhak memperoleh kualitas pelayanan yang baik sebagaimana telah dijanjikan oleh provider Telkomsel," ujarnya.

ADT juga menyoroti belum adanya keterangan resmi dari pihak Telkomsel terkait dua kali gangguan jaringan yang terjadi di wilayah Indragiri Hilir tersebut.

Sebagai tindak lanjut, ADT menyatakan akan mengoordinasikan persoalan ini dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), khususnya terkait kejadian kedua yang kembali melumpuhkan jaringan di Kota Tembilahan pada 31 Oktober 2026.

"Saya akan mengoordinasikan kepada pihak Komdigi terkait kejadian yang kedua di Kota Tembilahan ini," ungkapnya.

ADT berharap pihak Telkomsel segera memberikan penjelasan kepada masyarakat, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas jaringan, serta memperhatikan hak-hak pelanggan yang terdampak.

Pasalnya, jaringan telekomunikasi saat ini telah menjadi kebutuhan penting masyarakat, mulai dari aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan publik hingga komunikasi sehari-hari.