Permintaan Tinggi, Stok Terbatas: Kadis Koperindag Inhil Tanggapi Lonjakan Harga H-1 Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026

BUALBUAL.com - Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Industri (Koperindag) Kabupaten Indragiri Hilir, Trio Beni, memberikan tanggapan terkait lonjakan harga ayam potong dan daging sapi yang terjadi H-1 Idul Fitri di wilayah Tembilahan.

Menurut Trio Beni, kenaikan harga disebabkan oleh tingginya permintaan masyarakat yang tidak sebanding dengan ketersediaan stok di lapangan.

“Ini akibat banyaknya permintaan masyarakat, sementara stok daging dan ayam terbatas. Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh sebagian pedagang,” ujar Trio Beni saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, pihak Koperindag langsung bergerak cepat setelah menerima laporan lonjakan harga tersebut. Tim dari dinas terkait telah diturunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan kondisi pasar secara langsung.

“Tadi setelah salat Jumat saya dapat informasi, tim langsung saya suruh turun ke lokasi. Hasilnya, memang ayam di sejumlah pedagang sudah habis,” jelasnya.

Selain itu, pihak Koperindag juga telah berkoordinasi dengan distributor untuk menstabilkan harga di pasaran. Trio Beni mengaku telah menghubungi distributor ayam agar mengingatkan pedagang agar tidak menaikkan harga secara berlebihan.

“Saya juga sudah menghubungi distributor ayam, meminta agar mengingatkan para pedagang supaya tidak menaikkan harga terlalu tinggi,” tambahnya.

Meski baru beberapa hari menjabat sebagai Kepala Dinas Koperindag, Trio Beni sudah mengambil langkah cepat untuk merespons kondisi di lapangan. Ia berharap harga ayam dan daging dapat segera kembali stabil seiring dengan pengawasan dan koordinasi yang dilakukan pemerintah daerah.

“Mudah-mudahan menjelang sore kondisi sudah mulai aman,” tutupnya.

Pemerintah daerah melalui Koperindag juga mengimbau para pedagang untuk tetap menjaga stabilitas harga dan tidak memanfaatkan lonjakan permintaan secara berlebihan, demi menjaga daya beli masyarakat menjelang Lebaran.