
BUALBUAL.com - Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai memasuki tahapan penyampaian visi dan misi calon. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) turun langsung ke desa-desa untuk memastikan persaingan berlangsung sehat dan tidak berubah menjadi ajang saling menjatuhkan.
Kepala DPMD Kepulauan Meranti Drs. Asrorudin, M.Si., melalui Kepala Bidang Pemerintahan Desa (Pemdes) Ardath, S.I.P., mengatakan tahapan tersebut berlangsung di 12 desa yang tersebar di tujuh kecamatan. Kampanye akan berlangsung selama 3 hari yakni mulai Jumat (2/10/2026) hingga Minggu (4/10/2026).
Pada Jumat (2/10/2026), Ardath memantau langsung penyampaian visi dan misi di dua desa. Pagi hari dia berada di Desa Beting, Kecamatan Rangsang Pesisir, kemudian petang harinya bergeser ke Desa Baran Melintang, Kecamatan Pulau Merbau.
"Penyampaian visi dan misi harus menjadi ruang bagi calon untuk menawarkan program terbaik kepada masyarakat. Jangan menyampaikan sesuatu yang merugikan calon kepala desa lainnya. Bersainglah secara sehat, jaga etika dan tetap pelihara suasana desa agar kondusif," kata Ardath kepada GoRiau.com usai kegiatan.
Di Desa Beting, kegiatan turut dihadiri Sekretaris Kecamatan Rangsang Pesisir, Penjabat Kepala Desa Beting dan Bhabinkamtibmas. Sedangkan di Desa Baran Melintang hadir Camat Pulau Merbau, Kapolsek, Sekretaris Camat Pulau Merbau, Pj Kades, pengawas kecamatan, tokoh masyarakat serta panitia Pilkades desa.
DPMD Kepulauan Meranti membagi jajarannya untuk memantau tahapan di seluruh desa penyelenggara. Asrorudin hadir langsung di Desa Alah Air dan sejumlah desa lainnya. Sekretaris serta pejabat DPMD juga disebar ke lokasi berbeda.
Adapun 12 desa yang menggelar Pilkades serentak tersebut yakni Desa Alah Air di Kecamatan Tebing Tinggi; Desa Insit di Kecamatan Tebing Tinggi Barat; serta Desa Tanjung Medang, Dwi Tunggal dan Wonosari di Kecamatan Rangsang.
Kemudian Desa Bungur dan Beting di Kecamatan Rangsang Pesisir; Desa Tanjung Kulim di Kecamatan Merbau; Desa Baran Melintang dan Pangkalan Balai di Kecamatan Pulau Merbau; serta Desa Kudap dan Mengkopot di Kecamatan Tasik Putri Puyu.
Ardath menekankan, masyarakat perlu mendapat ruang untuk menilai program yang ditawarkan masing-masing calon. Karena itu, substansi visi dan misi diharapkan lebih banyak berbicara tentang arah pembangunan dan kebutuhan desa ketimbang menyerang kandidat lain.
"Silakan adu gagasan dan program untuk kemajuan desa. Yang terpenting, seluruh calon saling menghormati dan bersama-sama menjaga Pilkades tetap aman, tertib dan damai sampai seluruh tahapan selesai," pungkasnya. *