
BAGANBATU, BUALBUAL.com - Masa produksi panen sawit saat ini menurun drastis, diduga kuat 2 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Sei Daun dan PKS Sei Meranti babat habis terima hasil panen sawit milik masyarakat.Anehnya pihak Perkebunan PTPN IV dan Perkebunan PTPN V melakukan ini tanpa menilai kuwalitas buah yang diterima dari masyarakat.
Dari keterangan beberapa sumber masyarakat sekitar, pihak pengelola PKS Sei Meranti, Simp. Pujud (Bagan Bàtu) dan Sei Daun ( SUMUT) menerima buah cong alias tanpa dilakukan sortiran.

Di satu sisi memang sangat membantu para suplyer buah sawit, yang diduga ada bermain dengn pihak mangejemen pengelola di 2 PKS milik BUMN ini.
Disisi lain kuat dugaan kebun milik PTPN IV Regional III dan PTPN V (berkantor di Pekan Baru) yang notabennya memiliki puluhan ribu Ha, tidak terkelola dengan baik, sehingga hasil panennya tidak sanggup menyediakan komoditi TBS yang dibutuhkan 2 pabrik tersebut.
"Hal ini sangat mengherankan pihak pemerhati perkebunan dàn juga pabrik kelapa sawit mililk pengusaha yang ada di wilayah tersebut.
Ada apa yang terjadi sehingga PKS milik BUMN ini menerima TBS dari luar, apakah buah sawit banyak yang kena ninja (sebutan bagi pencuri sawit)?
Sangat memungkinkan akibat adanya permainan akan menurunkan rendemen sekaligus mutu CPO dari produksi ke 2 pabrik tersebut,"ujar pak Wadir salah seorang tokoh masyarakat Bagan Batu yang tinggal diseputaran PKS Sei Meranti.
Sejauh ini pihak PTPN IV dan V maupun pimpinan ke 2 PKS (Sei Daun dan Sei Meranti ) belum dapat dihubungi.
Berhubung karena hari Jum'at pihak security menyarankan kembali hari Senin atau langsung ke kantor PTPN di Medan, SUMUT.