Plt Gubri Bongkar Masalah yang Masih Mengintai Rumah Sakit, Ribuan Apoteker Nasional Tersentak

Kamis, 25 Juni 2026

BUALBUAL.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, secara resmi membuka rangkaian Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Himpunan Seminat Farmasi Rumah Sakit Indonesia (Hisfarsi) Tahun 2026 di Pekanbaru, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026 tersebut mengusung tema “Building a Safer Healthcare System: The Pharmacists’ Role in Digital and Performance Innovation”.

Dalam sambutannya, SF Hariyanto menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat Hisfarsi dan Ikatan Apoteker Indonesia yang telah mempercayakan Provinsi Riau sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Pertemuan Ilmiah Tahunan dan Musyawarah Kerja Nasional Hisfarsi Tahun 2026. Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Provinsi Riau sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan ini,” ujar SF Hariyanto.

Menurutnya, forum ilmiah dan organisasi profesi seperti ini menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendorong profesionalisme tenaga farmasi di Indonesia.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yakni menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat. Karena itu, kontribusi setiap profesi kesehatan sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

SF Hariyanto menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pasien yang datang berobat membawa harapan untuk sembuh dan mempercayakan keselamatannya kepada tenaga kesehatan.

“Masyarakat datang kepada kita dengan harapan untuk sembuh. Mereka percaya bahwa setiap tindakan yang diberikan adalah tindakan yang tepat dan setiap obat yang diterima adalah obat yang benar,” ungkapnya.

Karena itu, lanjutnya, tanggung jawab tenaga kesehatan tidak hanya memberikan pelayanan yang cepat, tetapi juga memastikan setiap layanan yang diberikan aman, tepat, dan berkualitas bagi pasien.

Ia juga mengingatkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelayanan kesehatan, salah satunya terkait kesalahan medikasi yang masih menjadi penyebab kejadian tidak diharapkan di rumah sakit.

“Kita harus jujur melihat bahwa masih ada tantangan yang perlu terus diperbaiki. Salah satunya adalah masih ditemukannya kesalahan medikasi yang menjadi salah satu penyebab kejadian tidak diharapkan di rumah sakit,” jelasnya.

Melalui PIT dan Mukernas Hisfarsi 2026, SF Hariyanto berharap para peserta dapat saling berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi, serta memperluas wawasan dalam menjawab berbagai tantangan pelayanan kesehatan yang terus berkembang.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi ruang untuk berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan memperluas wawasan guna mewujudkan sistem pelayanan kesehatan yang semakin aman dan berkualitas,” pungkasnya. (Galery)