Prank Call ke 112 Marak, Pemko Pekanbaru Ingatkan Bisa Bahayakan Nyawa

Rabu, 07 Oktober 2026

BUALBUAL.com – Maraknya panggilan palsu ke layanan Tim Reaksi Cepat (TRC) Pekanbaru Aman 112 menjadi perhatian Pemerintah Kota Pekanbaru. Panggilan iseng tersebut dinilai dapat mengganggu penanganan laporan darurat dan berpotensi membahayakan keselamatan warga yang membutuhkan pertolongan.

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiks) Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan layanan 112 untuk bercanda atau melakukan panggilan palsu.

“Kami imbau agar jangan melakukan prank call atau panggilan palsu. Nanti bisa mengganggu laporan darurat sebenarnya,” ujar Ardiansyah, Senin (5/10/2026).

Menurutnya, operator TRC 112 hingga kini masih menerima panggilan telepon iseng dari sejumlah oknum warga. Padahal, layanan tersebut setiap hari menerima berbagai laporan yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

“Kami masih sering menerima panggilan telepon palsu. Perbuatan iseng ini dapat menghambat respons terhadap situasi darurat yang ada,” tegasnya.

Ardiansyah mengingatkan, gangguan terhadap saluran darurat dapat berdampak serius, terutama ketika petugas harus menangani laporan warga yang benar-benar berada dalam kondisi kritis.

“Jangan ada lagi telepon iseng, itu bisa membahayakan nyawa dan mengganggu operasional layanan,” tambahnya.

Ia meminta masyarakat memanfaatkan layanan bebas pulsa 112 secara bijak, khususnya untuk melaporkan kejadian darurat di lingkungan sekitar.

Saat ini, layanan TRC 112 Pekanbaru telah terhubung dengan sejumlah instansi terkait untuk mempercepat penanganan laporan, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Dinas Kesehatan, Satpol PP, Dinas Sosial, Kepolisian, hingga PLN Pekanbaru.

Masyarakat diharapkan turut menjaga keberlangsungan layanan tersebut dengan tidak melakukan panggilan palsu atau prank call agar saluran darurat tetap dapat digunakan bagi warga yang benar-benar membutuhkan bantuan.