Prodi Sosial Ekonomi Perikanan UMRAH Gelar LKTI Nasional 2026, Dorong Inovasi Pembangunan Pesisir Berkelanjutan

Kamis, 30 April 2026

Tanjungpinang - Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melalui Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Jurusan Manajemen Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP), sukses menyelenggarakan Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Tingkat Nasional 2026 pada Selasa (28/04/2026) di Tanjungpinang. Kegiatan ini mengangkat tema “Pembangunan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang Inklusif, Berkelanjutan dan Berdaya Saing”.

Kompetisi ilmiah ini diikuti oleh perwakilan dari 10 perguruan tinggi di Indonesia, antara lain Universitas Tanjungpura, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Institut Teknologi Sumatera, Universitas Diponegoro, Universitas Mulawarman, hingga Politeknik Keuangan Negara STAN. Kehadiran peserta dari berbagai wilayah menunjukkan tingginya minat mahasiswa dalam mengkaji isu strategis sektor pesisir dan perikanan.

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB ini dipusatkan di Gedung Auditorium UMRAH dan diikuti secara luring maupun daring. Dekan FIKP UMRAH, Dr. Dony Apdillah, S.Pi.,M.Si dalam sambutannya menegaskan bahwa LKTI menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kualitas akademik mahasiswa. Ia menyampaikan bahwa penulisan karya ilmiah bukan sekadar kewajiban, melainkan sarana untuk memperluas wawasan, memperdalam pemahaman, serta membentuk pola pikir kritis dan sistematis.

Sebelum pengumuman pemenang, kegiatan diisi dengan sesi sharing session oleh Fitria Ulfah, SP.,M.M yang membahas teknik penulisan karya ilmiah yang kompetitif di tingkat nasional. Ia menekankan pentingnya ketepatan dalam menentukan ide, penyusunan sistematika yang jelas, penggunaan data valid, serta penerapan metode analisis yang tepat sebagai kunci menghasilkan karya berkualitas.

Dalam proses seleksi, panitia menerapkan standar penilaian ketat, meliputi pemeriksaan tingkat kesamaan (similaritas) maksimal 35 persen, deteksi indikasi penggunaan kecerdasan buatan (AI), serta evaluasi substansi karya. Penilaian mencakup kesesuaian topik, kualitas gagasan, kedalaman analisis, ketajaman kesimpulan, relevansi referensi, hingga kepatuhan terhadap format penulisan ilmiah.

Hasilnya, sejumlah karya terbaik berhasil terpilih dan dinilai mampu menghadirkan solusi inovatif terhadap permasalahan sosial ekonomi perikanan. Pada kategori Ide Implementatif Terbaik, juara pertama diraih oleh Ali Sabatana Kano dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dengan nilai 2185. Posisi kedua dan ketiga ditempati oleh mahasiswa UMRAH, Sendi Kurnia Putra (2160) dan Adinda Firana (2155).

Pada kategori Analisa Terbaik, peringkat pertama diraih Andrew Febriant Sihotang dari Institut Teknologi Sumatera dengan nilai 2420. Disusul Anwar Ibrahim dari UMRAH (2335) dan Abian Muhammad Putrawan dari Universitas Tanjungpura (2250).

Sementara itu, kategori Karya Ilmiah Terbaik didominasi oleh mahasiswa UMRAH. Juara pertama diraih Ondo Hopman Sumanjaya Manalu (2640), diikuti Ralda Ayu Bintani (2515) dan Muhammad Faisal (2500).

Melalui penyelenggaraan LKTI ini, Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan menegaskan komitmennya dalam mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghasilkan gagasan inovatif dan aplikatif. Kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pembangunan pesisir dan pulau-pulau kecil yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di Indonesia.

 Penulis : Friggia Editha Maryen