
BUALBUAL.com - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) H. Herman menyampaikan protes terbuka kepada kementerian terkait mengenai rencana pengalihan lokasi pembangunan pabrik hilirisasi kelapa ke daerah lain. Pernyataan resmi tersebut disampaikan Bupati Indragiri Hilir dalam pertemuan di Jakarta pada Selasa (18/11/2025).
Dalam pernyataan di halaman resmi Facebook Haji Herman Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Indragiri Hilir yang dikenal sebagai daerah dengan hamparan kelapa terluas di Indonesia bahkan dunia secara faktual memenuhi seluruh persyaratan dan kriteria untuk menjadi lokasi pembangunan hilirisasi kelapa. Menurutnya, data dan fakta yang tersedia sudah sangat kuat untuk menunjukkan kelayakan Inhil sebagai pusat industri kelapa nasional.
“Dengan seluruh data dan fakta yang tersedia, Indragiri Hilir secara nyata memenuhi seluruh pegrsyaratan dan kriteria sebagai daerah yang sangat layak untuk pembangunan pabrik hilirisasi kelapa,” tegas Bupati.
Bupati juga menyampaikan keberatan atas rencana pengalihan lokasi pembangunan tersebut. Ia meminta kementerian terkait meninjau ulang kebijakan secara objektif dan berkeadilan.
“Kami memohon kepada Kementerian terkait untuk meninjau ulang keputusan tersebut secara objektif dan berkeadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa daerah dan masyarakat Inhil memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian, prioritas, serta alokasi pembangunan dari Pemerintah Pusat. Hal ini, menurutnya, sejalan dengan kontribusi besar Inhil dalam sektor perkelapaan nasional.
“Potensi dan kontribusi Inhil terhadap perkelapaan nasional sangat besar. Karena itu, sudah seharusnya kami mendapatkan prioritas dalam pembangunan hilirisasi,” tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir berharap pemerintah pusat dapat kembali mempertimbangkan keputusan pengalihan lokasi agar pembangunan hilirisasi kelapa tetap berpijak pada asas keadilan dan pemerataan.