Resmi Jadi Universitas, PMC Diminta Perkuat Tata Kelola hingga Kualitas Lulusan

Rabu, 30 September 2026

BUALBUAL.com - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Pekanbaru Medical Center (PMC) resmi bertransformasi menjadi Universitas Pekanbaru Medical Center usai menerimanya Surat Keputusan perubahan bentuk kelembagaan di Pekanbaru, Selasa (29/9/2026). Perubahan status ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan serta memperkuat mutu sumber daya manusia di bidang kesehatan.

Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XVII, Nopriadi, menyampaikan apresiasi atas capaian dan perjuangan pendiri yayasan beserta civitas akademika dalam meraih status universitas tersebut. Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja keras berkelanjutan dalam memajukan pendidikan tinggi di Riau dan Kepulauan Riau.

"Transformasi ini adalah buah dari perjuangan panjang, dedikasi, serta komitmen dari Bapak Irsyad Suheimi beserta seluruh tim yang tak kenal lelah berjuang demi memajukan dunia pendidikan tinggi di Bumi Lancang Kuning," kata Nopriadi, Selasa (29/9/2026).

Nopriadi memaparkan peningkatan mutu pendidikan di Wilayah XVII yang mencatatkan kenaikan jumlah Guru Besar sebesar 48 persen dan Lektor Kepala hingga 128 persen. Selain itu, peningkatannya diikuti kenaikan akreditasi institusi Unggul sebesar 300 persen serta akreditasi program studi Unggul sebesar 521 persen.

"Kami berharap Universitas PMC dapat ikut mengambil peran aktif menjadi salah satu pilar utama penopang mutu pendidikan tinggi tersebut," ujarnya.

Dalam arahannya, Nopriadi menitipkan empat pesan utama yang menekankan penguatan fondasi ilmu melalui kualitas tata kelola, kualifikasi dosen, riset, serta inovasi kurikulum berbasis teknologi digital. Pesan kedua dan ketiga menekankan pentingnya pelayanan pengabdian masyarakat serta pembentukan karakter lulusan yang beretika dan berempati tinggi.

"Dunia kesehatan dan pendidikan sangat melekat dengan nilai kemanusiaan, kami berharap Universitas PMC mampu mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas dan terampil secara teknis, tetapi juga memiliki empati, etika, dan kepedulian sosial yang tinggi," tegasnya.

Pesan terakhir menekankan pentingnya penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, industri, dan rumah sakit demi mendukung percepatan pencapaian Indonesia Emas 2045. LLDIKTI Wilayah XVII menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Universitas PMC agar tumbuh menjadi kampus yang berdaya saing tinggi.