
BUALBUAL.com - Plaza Citra, salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Kota Pekanbaru, resmi menutup operasionalnya untuk selamanya pada Senin (12/10/2026). Penutupan ini mengakhiri perjalanan mal yang telah berdiri sejak 1993 dan menjadi bagian dari perjalanan hidup banyak warga, khususnya generasi muda era 1990-an hingga awal 2000-an.
Kini, pintu-pintu Plaza Citra di Jalan Pepaya telah tertutup rapat. Keramaian pengunjung yang dahulu memenuhi setiap sudut bangunan berganti dengan suasana sunyi. Bangunan yang pernah menjadi ikon pusat perbelanjaan itu kini tinggal menyisakan kenangan.
Bagi masyarakat Pekanbaru, Plaza Citra bukan sekadar tempat berbelanja. Mal yang akrab disebut "Matahari" itu pernah menjadi lokasi berkumpul, mencari hiburan, bertemu teman, hingga menjadi ruang bagi komunitas seni, musik, pendaki, dan berbagai aktivitas anak muda.
Banyak remaja pada masanya datang hanya untuk berjalan-jalan, melihat-lihat etalase, atau sekadar "cuci mata" tanpa harus membawa banyak uang. Suasana hangat kebersamaan itulah yang membuat Plaza Citra begitu membekas di hati masyarakat.
Salah seorang warga Pekanbaru, Ono, mengenang masa kejayaan Plaza Citra sekitar tahun 1997 saat dirinya masih duduk di bangku SMA. Menurutnya, Plaza Citra hampir selalu menjadi pilihan utama untuk berkumpul bersama teman-teman.
Di tempat itulah banyak persahabatan terjalin, cerita masa muda tercipta, dan berbagai kenangan lahir. Meski kini bangunannya telah berhenti beroperasi, memori tentang Plaza Citra diyakini akan tetap hidup di hati masyarakat Pekanbaru yang pernah tumbuh bersama tempat tersebut.
Sumber: Tribun Pekanbaru