Respon Cepat Keluhan Warga, Tumpukan Sampah di TPA Desa Gogok Meranti Akhirnya Ditangani

Rabu, 01 April 2026

BUALBUAL.com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkimtan-LH) bergerak cepat menangani penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Gogok, Kecamatan Tebing Tinggi Barat.

Sebelumnya, kondisi TPA tersebut sempat mendapat sorotan tajam dari warga sekitar dan pengguna jalan. Tumpukan sampah yang meluber hingga ke pinggir jalan menimbulkan bau busuk yang menyengat dan mengganggu kenyamanan publik.

Kepala Dinas Perkimtan-LH Meranti, Agustriono, ST, M.Si, menjelaskan bahwa penumpukan tersebut terjadi akibat kerusakan alat berat (excavator) yang ada di lokasi. Karena hanya memiliki satu unit alat berat, proses pemindahan sampah dari truk menjadi terhambat.

"Begitu menerima laporan masyarakat, saya bersama tim langsung meninjau lokasi pada 30 Maret 2026. Kendalanya memang pada excavator kita yang mengalami kerusakan, sehingga sampah yang diangkut truk tidak bisa ditarik maksimal ke area dalam," ujar Agustriono saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).

Menyikapi hal itu, pihaknya segera melakukan perbaikan darurat. Meski alat milik dinas sudah mulai berfungsi, namun karena belum maksimal, Dinas Perkimtan-LH berinisiatif meminjam satu unit excavator tambahan dari pihak lain.

"Alhamdulillah, dengan bantuan alat tambahan tersebut, penanganan sampah bisa dilakukan secara maksimal. Hari ini, kondisi TPA sudah kembali normal. Truk pengangkut sudah bisa masuk ke area dalam dan sampah yang meluber ke pinggir jalan sudah dibersihkan," tambahnya.

Atas ketidaknyamanan yang sempat terjadi, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti melalui Dinas Perkim-LH menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Desa Gogok dan para pengguna jalan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ke depan, kami akan berupaya memastikan pelayanan pengangkutan sampah tetap berjalan lancar," tutup Agustriono.