Reteh Bersatu! Polisi dan Pemuda Deklarasi Perang Lawan Narkoba

Sabtu, 18 April 2026

BUALBUAL.com - Komitmen memerangi narkoba di Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, ditunjukkan dengan aksi tegas dan penuh makna di halaman Mapolsek Reteh, Sabtu (18/4/2026).

Dalam momen tersebut, Wakapolres Indragiri Hilir, KOMPOL Maitertika, S.H., M.H., berdiri berdampingan dengan perwakilan pemuda, Edi Kayo dari Pemuda Gerbang. Keduanya mengangkat tangan dengan simbol yang sama: menolak, melawan, dan menghentikan narkoba.

Aksi ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkotika yang kian mengkhawatirkan.

“Kami, bersama aparat dan masyarakat Reteh, siap memerangi narkoba,” menjadi pesan tegas yang digaungkan dalam kegiatan tersebut.

Wakapolres menegaskan bahwa perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh polisi semata. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam memberikan informasi terkait peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.

Menurutnya, masyarakat adalah pihak yang paling memahami kondisi wilayahnya, mulai dari lorong-lorong kecil hingga aktivitas sehari-hari yang berpotensi menjadi celah masuknya narkoba.

Sementara itu, peran pemuda juga dinilai sangat strategis. Kehadiran Pemuda Gerbang dalam barisan penolak narkoba menjadi bukti bahwa generasi muda siap menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan dari pengaruh buruk narkotika.

Selain itu, tokoh masyarakat juga diharapkan menjadi panutan dalam memberikan arah dan nilai kepada generasi muda, agar tetap berada di jalur positif dan menjauhi narkoba.

Kegiatan ini pun menjadi lebih dari sekadar seremonial. Dari halaman Mapolsek Reteh, pesan kuat disampaikan kepada seluruh masyarakat, mulai dari Pulau Kijang hingga desa-desa di sekitarnya.

Reteh menegaskan diri sebagai wilayah yang menolak keras peredaran narkoba. Komitmen bersama antara polisi dan masyarakat menjadi benteng utama dalam melindungi generasi muda dari ancaman yang dapat merusak masa depan.

“Reteh bukan tempat bagi narkoba. Ini adalah rumah bagi generasi yang ingin maju dan berprestasi. Siapa pun yang mencoba merusak, akan berhadapan dengan aparat dan masyarakat,” tegasnya.

Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan upaya pemberantasan narkoba di wilayah Reteh dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.