Reteh Darurat Narkoba? Pemuda dan Mahasiswa Minta APH Bongkar Bandar Besar

Kamis, 26 Maret 2026

BUALBUAL.com - Peredaran narkotika menjadi ancaman serius bagi generasi bangsa. Upaya pemberantasan dinilai tidak boleh hanya menyasar kurir atau pengguna, tetapi juga harus menindak tegas para dalang dan bandar besar tanpa pandang bulu.

Kondisi tersebut menjadi sorotan di wilayah Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir, yang dinilai telah lama terpapar peredaran narkoba. Situasi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, terutama karena dampaknya yang semakin meluas terhadap generasi muda.

Tokoh pemuda Pulau Kijang, M. Halid yang akrab disapa Alex, menyatakan bahwa peredaran narkoba telah banyak memakan korban, khususnya dari kalangan anak muda.

“Di tengah kondisi ekonomi sulit, narkoba kerap menjadi pemicu meningkatnya tindak kriminal seperti pencurian, penipuan, hingga pemerasan. Ini harus menjadi perhatian serius APH untuk menumpas hingga ke akar,” tegasnya. 25/03/26

Sorotan serupa juga datang dari kalangan mahasiswa. Abdul Ghafur, aktivis dari UIN Jambi, menilai peredaran narkoba sebagai ancaman nyata bagi masa depan generasi bangsa.

“Pemuda adalah aset negara. Peredaran narkoba yang dibiarkan sama saja dengan merusak generasi. APH harus memastikan penegakan hukum berjalan tegas, transparan, dan tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Ia juga mempertanyakan langkah konkret pencegahan yang dilakukan aparat, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat, mekanisme pengaduan, hingga integritas internal aparat penegak hukum.

“APH harus hadir di tengah masyarakat, membuka ruang pengaduan, memberikan rasa aman, serta memastikan tidak ada keterlibatan oknum dalam peredaran narkoba,” tambahnya.

Pemuda dan mahasiswa di Reteh berharap aparat penegak hukum dapat bertindak lebih tegas, transparan, dan menyeluruh dalam memberantas peredaran narkotika demi menyelamatkan generasi