Riau Tembus 3 Besar Nasional! Capaian Imunisasi Melonjak, Kesadaran Warga Dipuji

Sabtu, 04 Juli 2026

BUALBUAL.com - Capaian imunisasi di Provinsi Riau menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan data Dashboard Imunisasi Nasional per 26 Juni 2026, Riau berhasil menembus jajaran papan atas nasional pada sejumlah indikator imunisasi penting.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi.

"Kami mengapresiasi seluruh pihak yang tetap aktif memberikan pelayanan imunisasi di puskesmas, posyandu, rumah sakit, hingga melalui program jemput bola di lapangan. Kedisiplinan dalam pencatatan dan pelaporan secara real time juga menjadi salah satu kunci keberhasilan ini," ujar Zulkifli, Jumat (3/7/2026).

Riau Masuk Peringkat Atas Nasional

Berdasarkan Dashboard Imunisasi Nasional, Provinsi Riau mencatat capaian sebagai berikut:

- Imunisasi T2 + Ibu Hamil: 36.683 jiwa atau 30,28 persen (peringkat 3 nasional).

- Imunisasi Dasar Lengkap (IDL): 33.674 jiwa atau 29,59 persen (peringkat 8 nasional).

- Imunisasi Baduta Lengkap (IBL): 28.443 jiwa atau 25,28 persen (peringkat 12 nasional).

Capaian IDL Tertinggi di Kabupaten/Kota

Untuk kategori Imunisasi Dasar Lengkap (IDL), capaian tertinggi dicatat oleh:

1. Rokan Hilir: 4.907 jiwa (40,08 persen).

2. Kampar: 6.508 jiwa (38,77 persen).

3. Dumai: 2.000 jiwa (32,20 persen).

4. Rokan Hulu: 3.554 jiwa (31,19 persen).

5. Indragiri Hulu: 2.004 jiwa (27,31 persen).

Sementara daerah lainnya seperti Pekanbaru, Indragiri Hilir, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, dan Siak juga menunjukkan capaian yang terus meningkat.

Rokan Hulu dan Kampar Dominasi IBL

Pada kategori Imunisasi Baduta Lengkap (IBL), capaian tertinggi diraih:

1. Rokan Hulu: 4.831 jiwa (40,31 persen).

2. Kampar: 6.539 jiwa (39,33 persen).

3. Pekanbaru: 3.640 jiwa (24,45 persen).

4. Rokan Hilir: 2.628 jiwa (23,40 persen).

5. Indragiri Hulu: 1.639 jiwa (22,69 persen).

Daerah lainnya seperti Pelalawan, Kepulauan Meranti, Dumai, Indragiri Hilir, dan Kuantan Singingi juga terus memperkuat cakupan imunisasi bagi anak di bawah usia dua tahun.

Pentingnya Imunisasi Dasar Lengkap

Imunisasi dasar lengkap terdiri dari 14 antigen yang berfungsi melindungi anak dari berbagai Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I), seperti tuberkulosis, hepatitis B, polio, difteri, pertusis, tetanus, campak, rubela, pneumonia, hingga diare berat akibat rotavirus.

Pemberian imunisasi dilakukan secara bertahap sejak bayi baru lahir hingga usia 24 bulan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

Dinkes Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak

Dinas Kesehatan Provinsi Riau berkomitmen terus memperkuat layanan imunisasi agar seluruh anak di Bumi Lancang Kuning mendapatkan hak kesehatan yang optimal.

Zulkifli mengimbau para orang tua untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat apabila ada jadwal imunisasi anak yang terlewat.

"Anak yang tidak mendapatkan imunisasi berisiko tinggi terkena infeksi berat dan dapat menjadi sumber penularan di lingkungan sekitarnya hingga memicu Kejadian Luar Biasa (KLB). Dengan cakupan imunisasi yang tinggi dan merata, kekebalan kelompok atau herd immunity akan terbentuk sehingga anak-anak Riau dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas," pungkasnya.