Ribuan Warga Padati Tabligh Akbar Maulid Nabi di Rengat, UAS Sampaikan Lima Pesan untuk Negeri

Senin, 07 September 2026

BUALBUAL. COM INHU – Ribuan masyarakat memadati Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), dalam Tabligh Akbar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H sekaligus Doa Bersama untuk Bangsa, Minggu (6/9/2026) malam.

Turut hadir Bupati Inhu Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., unsur Forkopimda Inhu, Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian, AP., M.Si., Ketua TP PKK  Inhu Suci Rahmiani, S.Sos., M.Si., serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Inhu.

Rangkaian kegiatan diawali lantunan salawat hadroh dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh para santri Ma’had Al-Husna Indragiri Peranap.

Perwakilan Dewan Syuro Masjid Jamik Rengat, Dr. Muhammad Ain Yunus, mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ikhtiar bersama untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.Bupati Inhu Ade Agus Hartanto menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya tabligh akbar dan doa bersama tersebut. Menurutnya, kegiatan tidak hanya menjadi momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi sarana mendoakan keselamatan daerah dan bangsa.

Salah satu perhatian dalam doa bersama tersebut adalah kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah. Bupati mengajak masyarakat mendoakan agar hujan segera turun sehingga upaya penanganan karhutla dapat berjalan lebih optimal.

“Malam ini kita berdoa bersama agar negeri kita, khususnya Inhu segera diturunkan hujan sehingga penanganan karhutla dapat berjalan lancar. Kita juga mendoakan para petugas yang sedang berjibaku di lapangan serta jajaran pimpinan bangsa, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto, agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanah,” ujar Ade Agus.Dalam kesempatan itu, Bupati juga menegaskan komitmen Pemerintah Inhu dalam mendukung pengembangan sarana keagamaan. Pemkab Inhu, kata dia, akan melanjutkan kerja sama dengan Pengurus Masjid Jamik Rengat yang saat ini tengah melakukan renovasi dan pembangunan sejumlah sarana penunjang.

Bupati turut menyampaikan perkembangan rencana pembangunan Islamic Center Kabupaten Inhu. Di tengah keterbatasan fiskal daerah, pemerintah daerah terus mematangkan rencana pembangunan Islamic Center di lahan seluas sekitar enam hektare di kawasan eks-Terminal Pematang Reba. Pembangunan tersebut ditargetkan mulai dilaksanakan pada 2027.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, UAS menyampaikan lima pesan utama yang dinilai penting untuk menjaga keutamaan dan keberkahan suatu negeri.

Kelima pesan tersebut meliputi pentingnya pemimpin yang adil dan amanah, ulama yang konsisten mengingatkan dalam amar ma’ruf nahi mungkar, kepedulian orang kaya melalui sikap dermawan, peran generasi muda untuk menjauhi kemaksiatan, serta perhatian dan perlindungan nyata terhadap kaum dhuafa dan fakir miskin.Di penghujung tausiyah, UAS memimpin doa untuk para pemimpin bangsa agar senantiasa amanah serta diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas. Doa juga dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, agar Indonesia dijauhkan dari berbagai bencana dan senantiasa berada dalam kedamaian.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Jamik Rengat. Secara pribadi, Bupati Inhu menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp50 juta.

Sementara itu, donasi yang terkumpul dari masyarakat selama pelaksanaan acara tercatat sementara sebesar Rp110,4 juta.