
BUALBUAL.com - Surveior Kementerian Kesehatan RI menilai pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad cukup bagus. RSUD yang berstatus Tipe A tersebut dinilai memiliki peralatan medis yang canggih.
dr Azwar Dahlan, selaku Surveior dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit Kementerian Kesehatan RI, mengatakan bahwa RSUD Arifin Achmad cukup bagus. Apalagi rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Riau itu juga menjadi rumah sakit pendidikan.
"Jadi, mau tak mau, suka tak suka, terpaksa gubernur menyediakan sebuah sarana-prasarana yang dibutuhkan," ujar Azwar, Rabu (14/10/2026).
Dalam penilaiannya, pihaknya melakukan peninjauan ke laboratorium dan geriatri. Dari peninjauan yang ia lakukan, RSUD Arifin Achmad memiliki laboratorium yang sangat luar biasa bagus.
"Apalagi dokternya itu saya lihat dedikasi penuh ya. Jadi kalau ada orang yang kerjaan ini dijadikan hobi, itu pasti dia enggak berat, justru dia akan enjoy bekerja," katanya.
Bahkan kalau orang yang hobinya menjadi sebuah pekerjaan, kata Azwar, mereka dengan pasien akan melayani dengan hati.
"Kemudian untuk lab luar biasa, auditorium, dokternya cukup, alat-alatnya sangat-sangat canggih semua. Analisisnya juga bagus-bagus," sebutnya.
Di samping kelebihan RSUD Arifin Achmad, dirinya tak menampik ada kekurangan-kekurangannya. Menurutnya, yang perlu dibenahi kedepan adalah tempat atau penambahan gedung baru.
Ia menilai, saat ini alat-alat di laboratorium sangat bagus namun tempatnya sempit. Dirinya berharap adanya gedung baru agar peralatan lab ini dapat tertampung dengan baik.
Tak hanya gedung baru untuk laboratorium, dirinya juga menyarankan renovasi untuk bank darah. Menurutnya, lahan RSUD yang luas masih bisa untuk pembangunan gedung lab maupun bank darah.
Di sisi lain, dirinya juga memuji Direktur RSUD Arifin Achmad drg Yusi Prastiningsih, yang sangat terbuka dengan kondisi rumah sakit yang dikelolanya. Menurutnya, Direktur RSUD jujur dalam penilaian akreditasi ini.
"Kalau direktur sekarang ini ya, dia jujur. Apa yang kurang dia bilang aja. Jadi, kalau orang kan kalau kita dinilai itu ditutupi, ini enggak, dia jujur. Ini yang kurang, jadi kita mudah melihatnya bahwa ada kemauannya untuk berbenah diri," pungkasnya.