RT Terbesar Se-Indonesia? Sumardany Kaget Satu RT di Pekanbaru Dihuni Lebih dari 1.000 KK!

Kamis, 07 Mei 2026

BUALBUAL.com - Anggota Komisi I DPRD Riau, HM Sumardany Zirnata, menggelar sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang tata kelola keterbukaan informasi publik di RT 01/RW 09 Kelurahan Air Putih, Kecamatan Tuah Madani, Rabu malam (6/5). Kegiatan tersebut dilakukan untuk menyerap langsung aspirasi masyarakat sebelum Ranperda disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Dalam sosialisasiDALAM Sumardany menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik agar masyarakat mendapatkan hak yang sama dalam mengakses informasi dari pemerintah. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan bagian penting dalam menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia mencontohkan keterbukaan informasi sangat diperlukan dalam pelaksanaan sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Masyarakat, kata dia, harus mengetahui secara jelas mekanisme dan aturan yang diterapkan sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Bapak dan Ibu berhak mengetahui seluruh sistem PPDB dengan jelas dan tidak boleh ada informasi yang ditutup-tutupi oleh pihak terkait,” ujar Sumardany di hadapan warga.

Politisi Partai Demokrat tersebut juga mengajak masyarakat aktif memberikan kritik, masukan, maupun saran terhadap draf Ranperda yang telah dibagikan. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting agar Perda yang nantinya disahkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan publik.

“Kalau belum sempat menyampaikan secara langsung, silakan ditulis aspirasi masyarakat supaya Ranperda ini semakin baik saat disahkan nanti,” katanya.

Namun dalam kegiatan itu, perhatian Sumardany turut tertuju pada kondisi lingkungan setempat setelah kepala lingkungan, Doni Saputra, menyampaikan bahwa wilayah tersebut memiliki jumlah penduduk yang sangat besar.

Doni menjelaskan, satu RT di kawasan itu dihuni lebih dari 1.000 kepala keluarga yang tersebar di delapan kawasan perumahan. Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar pembangunan lingkungan masih dilakukan secara swadaya oleh masyarakat.

“Lebih dari seribu KK ada di sini Pak Dewan, dengan delapan perumahan dalam satu RT. Kami berharap ada perhatian pemerintah karena pembangunan lingkungan, termasuk musala, masih banyak dilakukan secara swadaya,” ujar Doni.

Mendengar hal tersebut, Sumardany mengaku terkejut dengan besarnya jumlah penduduk dalam satu RT. Ia bahkan menyebut kawasan itu bisa menjadi salah satu RT terbesar di Indonesia.

“Kalau satu RT sudah lebih dari 1.000 KK dengan delapan perumahan, ini luar biasa dan mungkin termasuk RT terbesar di Indonesia,” ucapnya yang disambut antusias warga.

Di akhir kegiatan, Sumardany juga mengingatkan warga agar menjaga persatuan menjelang pemilihan ketua RT yang akan berlangsung pada Ahad mendatang. Ia berharap masyarakat dapat memilih pemimpin lingkungan yang mampu membawa perubahan dan menjadikan kawasan tersebut sebagai pemukiman yang lebih maju dan nyaman.