
BUALBUAL.com - Achmad Faisal Reza resmi terpilih sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pekanbaru periode 2026–2030 melalui mekanisme aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot), yang digelar pada Sabtu (25/4/2026).
Pemilihan berlangsung tanpa persaingan setelah Reza menjadi satu-satunya kandidat yang mendaftar dan dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP). Dari hasil verifikasi, ia mengantongi 39 dukungan sah dari total 55 cabang olahraga (cabor) yang terdaftar di KONI Pekanbaru.
Meski tidak seluruh cabor memberikan dukungan tertulis, forum Musorkot akhirnya menyepakati secara bulat untuk menetapkan Reza sebagai ketua umum. Keputusan tersebut menandai berakhirnya masa kepemimpinan M Yasir, yang kemudian secara simbolis menyerahkan bendera pataka kepada Reza sebagai tanda estafet kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Reza menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Ia mengajak seluruh elemen olahraga di Pekanbaru—mulai dari atlet, pelatih, hingga pengurus cabor—untuk bersinergi meningkatkan prestasi daerah.
“Ini bukan tugas ringan. Saya mengajak seluruh insan olahraga untuk bersama-sama memajukan olahraga Kota Pekanbaru,” ujarnya.
Terkait target ke depan, termasuk ambisi meraih gelar juara umum pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Riau, Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Pekanbaru itu menyebut akan terlebih dahulu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap potensi atlet yang dimiliki. Ia juga menyoroti fenomena perpindahan atlet berprestasi ke daerah lain.
“Kita akan data dan telusuri atlet-atlet potensial yang selama ini berpindah ke daerah lain. Harapannya, mereka bisa kembali membela Pekanbaru,” jelasnya.
Dalam waktu dekat, Reza berencana menyusun struktur kepengurusan baru dengan melibatkan berbagai pihak. Ia menargetkan proses tersebut rampung dalam 30 hari ke depan melalui koordinasi intensif dengan seluruh cabor.
Selain itu, ia menekankan pentingnya dukungan anggaran untuk pembinaan olahraga. Untuk itu, pihaknya akan menjalin komunikasi dengan pemerintah kota dan DPRD guna memastikan keberlanjutan program pembinaan atlet.
“Kolaborasi menjadi kunci. Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis bisa mendorong prestasi olahraga Pekanbaru ke level yang lebih tinggi,” tutupnya.