
BUALBUAL.com - Manajemen PT Pulau Sambu Group melalui Humas, Ahlim Ginting, memberikan klarifikasi terkait peristiwa kebakaran yang terjadi di area operasional PT Pulau Sambu Guntung (PSG), Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 16.15 WIB.
Ahlim Ginting menegaskan bahwa insiden tersebut tidak menimbulkan dampak serius terhadap aktivitas perusahaan dan berhasil ditangani dengan cepat berkat sistem penanggulangan kebakaran yang telah tersedia.
“Tidak ada masalah yang signifikan. Dugaan sementara terjadi korsleting pada panel sehingga menyebabkan chiller terbakar. Namun karena sistem penanggulangan kebakaran sudah berjalan baik, dalam waktu sekitar 25 menit api berhasil diatasi,” ujar Ahlim Ginting saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, operasional perusahaan hanya mengalami gangguan sementara. Bahkan, sekitar tiga jam setelah kejadian, aktivitas produksi sudah kembali berjalan normal.
“Tiga jam setelah kejadian, operasional langsung berjalan lagi seperti biasa. Yang heboh mungkin pemberitaannya saja,” tambahnya.
Sebelumnya, informasi yang beredar menyebutkan kebakaran menghanguskan enam unit panel mesin chiller (pendingin) merek Carrier yang berada di Departemen CAC PT Pulau Sambu Guntung.
Peristiwa itu diketahui setelah sejumlah pekerja mendengar suara ledakan dari area mesin chiller. Tak lama kemudian, asap hitam terlihat keluar dari bagian panel yang mengalami gangguan.
Dugaan awal mengarah pada adanya korsleting atau gangguan teknis pada sistem kelistrikan. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan evaluasi internal perusahaan.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Tim pemadam kebakaran internal bersama para pekerja bergerak cepat melakukan pemadaman dan mengisolasi titik api sehingga tidak menyebar ke fasilitas operasional lainnya.
Pihak perusahaan memastikan kondisi pabrik saat ini dalam keadaan aman dan aktivitas operasional telah kembali normal setelah dilakukan penanganan terhadap panel yang terdampak kebakaran.