Sambut Baik Sosialisai Program DMIJ Plus Terintegrasi di Lahang Hulu, Ridwan: Terimakasih Pak Wardan

Selasa, 19 Februari 2019

BUALBUAL.com, Kades Lahang Hulu, Kecamatan Gaung, Kabupaten Inhil, Ridwan menyambut baik program Bupati HM Wardan, DMIJ Plus Terintegrasi mampu merealisasikan pembangunan di desa yang ia pimpin. "Terimakasih Pak HM Wardan", begitu diucapkannya pada saat sosialisasi DMIJ Plus Terintegrasi dihadiri Sekdes, Kadus, Bhabinkamtibmas serta tokoh masyarakat setempat, Senin (18/2/2019) Ridwan berharap program ini terus berjalan, karena menurut nya, program ini sangat membantu pemerintah Desa dalam pemberdayaan dan pembinaan perangkat desa dan masyarakat tempatan. "Kita bersama sangat mengharapkan realisasi anggaran dana desa Program Bupati HM Wardan ini kembali memberikan yang terbaik untuk pembangunan desa kami," Sebut Ridwan Ridwan memaparkan ada beberapa pembangunan yang telah terealisasi pada tahun 2018 lalu, baik itu pembangunan jalan, jembatan, serta berjalannya program magrib mengaji dan gedung PAUD yang telah dianggarkan melalui DMIJ. Sementara itu Amiruddin selaku Fasilitator Pemberdayaan Desa memaparkan DMIJ Plus terintegrasi tidak jauh berbeda dengan DMIJ pada tahun 2018 lalu, hanya saja DMIJ Plus Terintegrasi memiliki tambahan pembinaan pada bidang pemberdayaan peningkatan ekonomi kerakyatan melalui BUMDesa. "Tidak ada perbedaan DMIJ dengan DMIJ Plus Terintegrasi, hanya saja ada penambahan dibidang pembinaan BUMDesa serta bisa terintegrasi ke OPD untuk menjemput anggaran Kabupaten," Tegasnya Ditahun ini Bupati HM Wardan berharap kepada pemerintah desa agar membentuk BUMDesa secepat nya agar bisa dianggarkan melalui dana desa untuk pembinaan dan pengolahan potensi-potensi dibidang peningkatan ekonomi. Bukan hanya pengembangan BUMDesa, Amiruddin meminta kepada Kades untuk menganggarkan pembangunan rumah tahfiz Al-Qur'an. Hal demikian sesuai dengan intruksi Bupati, satu desa satu rumah tahfiz. "Desa Lahang Tengah diwajibkan membangun rumah Tahfiz karena Desa ini sudah termasuk tipe A, serta sesuai dengan intruksi Bupati HM Wardan harus membangun rumah Tahfiz untuk melahirkan Qori dan Qariah," Terakhir Amiruddin berpesan kepada masyarakat, untuk selalu bersabar mengenai pembangunan yang belum bisa terialisasi, karena dana ADD bukan hanya terfokus ke pembangunan saja, namun penyerapan dana desa juga mengarah ke pembinaan dan pemberdayaan perangkat desa. "Dengan besarnya serapan anggaran pembinaan perangkat desa, maka dari itu perangkat desa harus bekerja maksimal," Tegasnya [22:55, 19/2/2019] Daut Gagasan Riau: Suparman: Program DMIJ Berikan Kemajuan Pembangunan Desa Soren GAGASANRIAU.COM, TEMBILAHAN - Kehadiran Program Desa Maju Inhil Jaya (DMIJ) Plus Terintegrasi sangat diharapkan masyarakat Desa Soren, Kecamatan Gaung, karena program ini mempu mewujudkan pembangunan yang diharapkan masyarakat. Demikian disampaikan Pjs Kades Suparman, SE pada saat sosialisasi DMIJ Plus Terintegrasi di ruangan kantor Desa Soren, dihadiri Sekdes, Ketua BPD, LPM serta tokoh masyarakat setempat, Selasa (19/2/2019). Suparman membeberkan kucuran anggaran dana desa dari program DMIJ ini sebesar Rp556.437.600. Maka dari itu ia berharap penyerapan anggaran ini harus teriliasisasi sesuai dengan aturan, karena program ini sudah ada MoU bersama pihak penegakkan hukum baik dari Kejaksaan serta pihak kepolisian. "Harus transparan. Penggunakan anggaran desa ini selalu dipantau oleh pihak LSM, Media serta pihak Bhabinkamtibmas. Pihak kepolisian sudah berwenang mengawasi dana desa, pasalnya Polri telah menandatangani MoU tentang pencegahan, pengawasan, penanganan permasalahan dana desa dengan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Sementara itu, FM Pemberdayaan Kecamatan, Amiruddin memaparkan DMIJ Plus Terintegrasi tidak berbeda dengan DMIJ pada tahun sebelum nya, hanya saja ada penambahan program mengenai pembentukan BUMDesa untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. "Plusnya itu peningkatan pertanian melalui BUMDesa, guna meningkatkan ekonomi kerakyatan serta menghasilkan PADes," Bukan hanya pengemban BUMDesa, di tahun 2019 ini Program DMIJ sudah masuk ke ranah Kelurahan melakukan pemberdayaan dan pembangunan di tingkat kelurahan. Juga peningkatan kapasitas perangkat desa serta pembinaan aparatur desanya bekerja secara mandiri. "Semua aparatur desa harus bekerja, penataan administrasi harus tertata rapi," Tegasnya Maka dari itu Amiruddin menekankan kepada perangkat desa melakukan peningkatan kenerja, karena tahun ini akan segera dievaluasi kemajuan penataan administrai desa sesuai dengan SOTK. Pemerintah itu bukan hanya ngantor saja, bukan hanya membuat surat tanah saja. Juga mendata masyarakat yang belum punya Kartu Kependudukan serta urusan menyangkut kepentingan masyarakat. Juga mendata aset-aset desa. "Intinya kantor desa harus aktif, karena perangkat desa itu di gajih sangat lumayan jumlahnya. sayang ruangan desa sangat megah, tapi jarang diisi apalagi arsip-arsip desa tidak tertata rapi," Sementar itu, FM BUMDesa, Wahyudi, menyampaikan instruksi Bupati HM Wardan mengenai pembentukan satu desa satu BUMDesa se-Inhil. Tujuan pembentukan dan pengembangan dibidang ekonomi kerakyatan. Disaat harga kelapa anjlok, maka dari itu Bupati berharap kepada masyarakat aagar mengembangkan BUMDesa tersebut agar mampu membiayai pengolahan turunan kelapa serta kekayaan alam yang ada di masing-masing desa yang ada di Kabupaten Inhil. "Tahun 2019 program Bupati ini lebih mengutamakan pengembangan BUMDesa, karena disaat harga kelapa bulat murah, pengolahan turunan kelapa menjadi solusi untuk memperbaiki ekonomi masyarakat," Paparnya Bukanya hanya pengolahan turunan kelapa, Wahyudi juga meminta pengurus BUMDesa nantinya memanfaatkan aset desa yang bisa menghasilakan keuntungan, baik itu membuka jasa sewa atau yang lainnya. "Lakukan manajemen dan pelaporan keuangan, agar program ini berjalan secara maksimal. Nantinya melalui BUMDesa ini bakan menjadi pemasukan dan penghasilan Desa,"***