
BUALBUAL.com - Ditengah Musim kemarau berkepanjangan mulai berdampak terhadap lahan pertanian di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Menyikapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuansing, H. Muklisin, menginstruksikan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan (TPHKP) untuk segera mengambil langkah penanganan, Jumat (23/10/2026).
Menindaklanjuti arahan tersebut, Dinas TPHKP Kuansing menggelar rapat koordinasi teknis bersama Bappedalitbang, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim kerja terkait, serta koordinator penyuluh pertanian lapangan (PPL) kecamatan.
Kepala Dinas TPHKP Kuansing, Deflides Gusni, mengatakan rapat tersebut digelar untuk membahas langkah penanganan lahan persawahan yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.
“Sesuai arahan Plt. Bupati H. Muklisin, hari ini kami menggelar rapat koordinasi teknis bersama Bappedalitbang, PUPR, BPBD, tim kerja terkait, serta koordinator PPL kecamatan. Hal ini menyusul adanya laporan lahan persawahan yang mengalami kekeringan, sementara masyarakat sudah memasuki masa tanam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan setelah Plt. Bupati Muklisin menerima laporan dari Camat Pangean, Aswandi, terkait kondisi lahan persawahan yang mengalami kekeringan.
Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah menyurati BPBD Provinsi Riau untuk meminta pelaksanaan modifikasi cuaca, terutama di wilayah persawahan yang tanaman padinya sedang dalam masa pertumbuhan serta kecamatan yang akan memulai pengolahan lahan.
“Upaya lainnya adalah memfungsikan delapan unit rumah pompa air milik PUPR yang tersebar di sejumlah kecamatan, mengoptimalkan jaringan irigasi air tanah (JIAT), serta berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan kementerian terkait untuk memperbaiki 44 daerah irigasi (DI) yang sebagian besar mengalami kerusakan atau tidak berfungsi,” jelas Deflides.
Menurutnya, koordinasi lintas sektor sangat diperlukan agar penanganan kekeringan dapat dilakukan secara terpadu. Langkah ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pertumbuhan tanaman padi sekaligus mendukung persiapan musim tanam di wilayah terdampak.
Deflides menambahkan, berbagai upaya tersebut merupakan tindak lanjut arahan langsung Plt. Bupati Muklisin yang meminta jajarannya segera merespons laporan kekeringan di lapangan.
Pemerintah Kabupaten Kuansing berharap langkah-langkah tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan, mengurangi risiko gagal panen, serta menjaga produktivitas pertanian masyarakat di tengah musim kemarau berkepanjangan.