School Librarian Dituntut Kreatif, Perpustakaan Harus Jadi Ruang Menarik

Minggu, 05 April 2026

BUALBUAL.com - Peran school librarian atau pustakawan sekolah kini semakin mendapat perhatian di tengah upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan pelajar. Tidak hanya sebagai penjaga buku, pustakawan sekolah juga berperan aktif dalam membentuk minat baca dan kemampuan literasi siswa sejak dini.

Di berbagai sekolah, pustakawan menjadi penghubung antara siswa dengan sumber pengetahuan. Mereka tidak hanya mengelola koleksi buku, tetapi juga mengembangkan program literasi seperti pojok baca, kegiatan membaca bersama, hingga pelatihan literasi digital.

“Pustakawan sekolah saat ini dituntut lebih kreatif. Mereka harus mampu membuat perpustakaan menjadi tempat yang menarik dan nyaman bagi siswa,” ujar salah satu tenaga pendidik.

Keberadaan pustakawan yang inovatif dinilai mampu meningkatkan ketertarikan siswa untuk datang ke perpustakaan. Dengan pendekatan yang lebih interaktif, perpustakaan tidak lagi dianggap sebagai tempat yang membosankan, melainkan ruang belajar yang menyenangkan.

Selain itu, di era digital saat ini, pustakawan sekolah juga memiliki peran penting dalam membantu siswa memilah informasi. Kemampuan literasi digital menjadi kunci agar pelajar tidak mudah terpapar informasi yang salah atau hoaks.

Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan fasilitas, koleksi buku yang kurang memadai, hingga minimnya tenaga pustakawan di beberapa sekolah, terutama di daerah.

Pemerintah sendiri terus mendorong peningkatan kualitas perpustakaan sekolah melalui berbagai program literasi nasional. Dukungan dari pihak sekolah, guru, serta orang tua juga menjadi faktor penting dalam membangun budaya membaca yang kuat.

Dengan peran strategis tersebut, pustakawan sekolah diharapkan tidak hanya menjadi pengelola buku, tetapi juga agen perubahan dalam menciptakan generasi yang cerdas, kritis, dan gemar membaca.

Ke depan, sinergi antara semua pihak diharapkan mampu menjadikan perpustakaan sekolah sebagai pusat literasi yang hidup dan berdaya guna bagi perkembangan pendidikan di Indonesia.