Ilustrasi/AI
BUALBUAL.com - Desa Sapta Jaya, yang terletak di Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, merupakan salah satu desa eks-transmigrasi yang kini berkembang pesat menjadi desa mandiri dengan infrastruktur memadai dan partisipasi masyarakat yang kuat.
Didirikan pada awal tahun 1990-an melalui program transmigrasi nasional, Desa Sapta Jaya awalnya dihuni oleh pendatang dari berbagai daerah di Indonesia. Dengan luas wilayah sekitar 18,33 kilometer persegi dan jumlah penduduk lebih dari 600 jiwa pada tahun 2015, desa ini terus berkembang menjadi pusat kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
Berbagai pembangunan telah dilakukan melalui program pemerintah daerah seperti "Desa Maju Inhil Jaya" dan Dana Desa. Di antaranya pembangunan jalan rabat beton, saluran kanal sepanjang 2,5 km, balai serbaguna, PAUD “Kasih Bunda”, serta pemasangan papan informasi desa. Tak hanya itu, pada 2019 dilakukan hibah lahan untuk pembangunan Pos Babinsa sebagai bentuk dukungan terhadap sistem keamanan desa.
“Peran aparat seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas sangat penting, apalagi menjelang pemilu. Kami terus menjaga suasana aman dan damai,” ungkap Kepala Desa Joni Pranata dalam salah satu kegiatan forum warga.
Keterlibatan masyarakat dalam pembangunan juga tercermin dalam program pendidikan, sosialisasi anti-narkoba dan HIV/AIDS, serta aktifnya PKK dalam berbagai kegiatan sosial. Pemerintah desa juga rutin menyelenggarakan musyawarah desa, memfasilitasi RPJM dan RKPDes secara partisipatif dan terbuka.
Desa Sapta Jaya kini tak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi simbol suksesnya integrasi sosial, pemerataan pembangunan, dan pembinaan masyarakat pasca-transmigrasi.