
Kondisi memprihatinkan dialami Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil)
BUALBUAL.com - Kondisi memprihatinkan dialami Sekolah Dasar Negeri (SDN) 002 Desa Sungai Teritip, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau. Bangunan sekolah yang menjadi tempat menimba ilmu bagi puluhan siswa itu kini nyaris ambruk dan belum tersentuh pembangunan sama sekali.
Kabar ini mencuat setelah unggahan seorang pengguna media sosial bernama Virgiawan Ristanto Irgie viral di grup Facebook Berita Inhil. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan kondisi bangunan SDN 002 yang sangat memprihatinkan, disertai keluhan bahwa hingga kini tak ada tanda-tanda realisasi pembangunan.
"Katanya mau dibangun tahun 2025 ini, tapi sampai sekarang masih nol besar. Tidak ada kelanjutan sama sekali, padahal kondisinya makin parah,” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Dari foto yang beredar, tampak jelas atap seng sekolah sudah berkarat dan nyaris runtuh, sementara dinding serta tiang penyangga rapuh dimakan usia. Meski demikian, beberapa siswa tetap terlihat bersemangat mengikuti kegiatan belajar di ruang kelas seadanya.
Situasi ini menuai keprihatinan publik. Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki sekolah yang kondisinya semakin membahayakan bagi siswa maupun tenaga pendidik.
“Ini sekolah negeri, bukan swasta. Kalau bangunannya saja mau roboh, bagaimana anak-anak bisa belajar dengan nyaman — apalagi saat hujan turun?” keluh seorang warga Sungai Teritip.
Kondisi tersebut dianggap bertentangan dengan semangat Pasal 34 Ayat (1) UUD 1945, yang menegaskan bahwa fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Artinya, pemerintah memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk memastikan anak-anak mendapatkan pendidikan layak, termasuk fasilitas sekolah yang aman dan memadai.
Selain pemerintah daerah, warga juga menaruh harapan kepada para wakil rakyat asal Kecamatan Kateman yang kini duduk di berbagai tingkatan — mulai dari DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi hingga pemerintahan provinsi — agar ikut memperjuangkan pembangunan sekolah tersebut.
“Jembatan aspirasi sudah ada, tinggal kemauan dan kepedulian. Jangan lagi sekadar janji, tapi segera realisasikan agar anak-anak di Sungai Teritip bisa belajar dengan layak,” pungkas warga.
Penulis: Sona Adiansyah, S.Kom.I Pemerhati Segala Problematika di Kabupaten Inhil - Riau