Sekolah Terbakar, Ratusan Siswa SDN 018 Kubang Jaya Terpaksa Belajar dengan Keterbatasan

Selasa, 20 Oktober 2026

BUALBUAL.com - Musibah kebakaran yang melanda SDN 018 Kubang Jaya, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, menyisakan persoalan besar bagi ratusan siswa. Selain menghanguskan sejumlah ruang belajar dan ruang koperasi, sekolah tersebut juga telah lama menghadapi keterbatasan ruang kelas serta fasilitas belajar.

Bupati Kampar Ahmad Yuzar meninjau langsung lokasi kebakaran pada Senin (19/10/2026), sehari setelah insiden yang terjadi pada Ahad (18/10/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam kunjungannya, ia menyapa para siswa yang tetap tampak bersemangat mengikuti kegiatan di sekolah.

Saat berbincang dengan para murid, Bupati juga menanyakan pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa kompak menjawab bahwa makanan yang mereka terima terasa enak.

Di sela kunjungan, Ahmad Yuzar meninjau bangunan yang terdampak kebakaran dan meminta tim teknis segera melakukan pendataan kerusakan serta menghitung kebutuhan perbaikan.

"Kami minta tim teknis segera menginventarisasi seluruh kerusakan agar kebutuhan perbaikan dapat diketahui dan ditindaklanjuti melalui perencanaan anggaran," ujarnya.

Ia juga menginstruksikan agar sisa material bangunan yang terbakar, terutama bagian atap dan instalasi listrik, segera dibersihkan demi menjamin keselamatan para siswa saat proses belajar mengajar kembali berlangsung.

Selain perbaikan bangunan, kebutuhan rehabilitasi sekolah akan diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Sementara itu, Kepala UPT SDN 018 Kubang Jaya, Efni Juwitay, S.Pd., mengungkapkan sekolah tersebut memiliki 813 siswa yang terbagi dalam 24 rombongan belajar. Jumlah ruang kelas yang tersedia belum mampu menampung seluruh siswa sehingga proses belajar harus dilakukan secara bergantian.

Tak hanya itu, empat ruang kelas juga belum memiliki meja dan kursi sehingga kebutuhan sarana belajar menjadi persoalan yang mendesak.

"Kami berharap ada perhatian dan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Kampar agar kebutuhan ruang belajar dan mobiler dapat segera dipenuhi," katanya.

Camat Siak Hulu Irwansyah menyebutkan, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Pihak sekolah berharap proses perbaikan dapat segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal. Efni turut mengapresiasi perhatian Bupati Kampar yang datang langsung meninjau kondisi sekolah pascakebakaran.

Sebelum meninggalkan lokasi, Ahmad Yuzar memberikan motivasi kepada para siswa agar tetap semangat belajar meski sedang menghadapi musibah.

"Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Manfaatkan kesempatan belajar sebaik-baiknya untuk meraih cita-cita," pesannya.