
BUALBUAL.com - Tim gabungan akhirnya menemukan Alimudin (42), penyelam yang dilaporkan tenggelam saat melakukan evakuasi kapal di perairan Sungai Indragiri, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Ahad (12/7/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 11.15 WIB, tidak jauh dari lokasi awal ia dilaporkan tenggelam pada Jumat (10/7/2026).
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Inhil, R. Arliansyah, membenarkan penemuan tersebut. Ia mengatakan korban berhasil ditemukan setelah tim gabungan melakukan pencarian selama tiga hari.
"Korban ditemukan sekitar pukul 11.15 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan berada tidak jauh dari lokasi awal korban dilaporkan tenggelam," ujar R. Arliansyah.
Sebelumnya, Alimudin dilaporkan tenggelam pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 17.20 WIB saat menyelam untuk mengevakuasi sebuah kapal yang tenggelam di perairan Sungai Indragiri, tepatnya di kawasan Parit 7, Kelurahan Tembilahan Hulu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat melakukan penyelaman korban menggunakan kompresor udara sebagai sumber pasokan oksigen. Namun, ketika berada di dasar sungai, kompresor tersebut diduga tiba-tiba mati sehingga korban diduga kehabisan pasokan udara.
Seorang saksi sempat melihat korban muncul ke permukaan. Namun karena tubuhnya masih terikat pemberat batu dan tidak sempat melepaskan tali pengikat, korban kembali tenggelam dan kemudian hilang.
Sejak hari pertama kejadian, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Inhil bersama personel TNI, Polri, Basarnas, relawan, serta masyarakat melakukan upaya pencarian dengan menyisir lokasi menggunakan speedboat dan berbagai peralatan pendukung.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang telah berlangsung selama tiga hari resmi dihentikan.