
BUALBUALcom - Komunitas Hamba Allah menggelar bedah buku Kisah Saat Maut Menjemput bersama Ustaz Abdul Somad (UAS) di Masjid Raya An-Nur, Pekanbaru, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini mengajak jemaah merenungkan hakikat kehidupan dan pentingnya mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.
Kegiatan yang diikuti ratusan jemaah tersebut menjadi bagian dari syiar Islam melalui program Wakaf 100 Ribu. Selain mengikuti kajian bersama UAS, peserta juga mendapatkan buku untuk bahan muhasabah diri.
Dalam kajiannya, UAS menyampaikan sejumlah pesan mengenai kehidupan dan kematian. Ia mengingatkan, kematian merupakan kepastian bagi setiap manusia, sehingga kehidupan di dunia hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal saleh sebagai bekal menuju akhirat.
UAS juga mengajak jemaah untuk senantiasa memperkuat keimanan dengan memperbanyak zikir, istighfar, selawat, dan mengucapkan kalimat tauhid la ilaha illallah. Ketika menghadapi ujian hidup, umat Islam diingatkan agar tetap bersabar dan menjaga keteguhan iman.
UAS juga menekankan pentingnya pendidikan agama dan keterampilan hidup, terutama bagi perempuan dan generasi muda. Bekal ilmu dan kemampuan tersebut dinilai penting agar mereka dapat menjalani kehidupan secara mandiri serta menghadapi berbagai tantangan.
Ia juga mengingatkan pentingnya keikhlasan dalam berbuat baik tanpa mengharapkan pujian manusia. Umat Islam diharapkan senantiasa berprasangka baik kepada Allah SWT, memohon ampunan, dan berusaha menjalani kehidupan hingga akhir hayat dalam keadaan husnul khatimah.
Founder sekaligus Ketua Komunitas Hamba Allah Umi Tia (45) mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya mengingatkan masyarakat tentang kepastian kematian dan pentingnya mempersiapkan diri sejak dini.
"Ini seperti biasa karena kita acara bedah buku wakaf dengan wakaf 100 ribu, kita sudah dapat buku dan sudah dapat kajian bersama Tuan Guru UAS," kata Umi Tia di sela-sela kegiatan.
Umi Tia berharap bedah buku tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mempersiapkan diri menghadapi kematian melalui peningkatan ibadah dan amal saleh.
"Harapan saya, karena semua kita ini kan pasti akan mati, jadi bagaimana kita mempersiapkan diri mati. Minimal dengan adanya bedah buku tentang kematian ini kita tersadar, apa yang harus kita persiapkan untuk suatu saat nanti kita wafat," ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, Komunitas Hamba Allah berharap kajian dan literasi keagamaan dapat menjadi sarana bagi masyarakat untuk memperdalam pemahaman agama serta meningkatkan kesadaran dalam mempersiapkan bekal kehidupan akhirat.