SF Hariyanto Raih IPU, Gubernur Pertama di Indonesia Sandang Gelar Insinyur Profesional Utama

Jumat, 21 Agustus 2026

BUALBUAL.com - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto resmi meraih predikat Insinyur Profesional Utama (IPU) dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII).

Predikat tersebut diberikan berdasarkan Sertifikat Kompetensi Insinyur Profesional yang diterbitkan PII. SF Hariyanto ditetapkan sebagai Insinyur Profesional Utama (Executive Professional Engineer) dengan Nomor Sertifikasi 3-15-00-000772-00.

Sertifikat tersebut ditetapkan di Jakarta pada 14 Agustus 2026 dan berlaku selama lima tahun.

Capaian ini sekaligus menempatkan SF Hariyanto sebagai Plt Gubernur pertama di Indonesia yang meraih jenjang Insinyur Profesional Utama (IPU). Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kompetensi, pengalaman, serta kepemimpinan SF Hariyanto di bidang keinsinyuran, khususnya pembangunan infrastruktur.

Proses perolehan sertifikasi tersebut diawali dengan wawancara calon Insinyur Profesional yang diselenggarakan Majelis Uji Kompetensi Badan Keahlian Sipil Persatuan Insinyur Indonesia (BKS PII) pada Jumat (14/8/2026). Wawancara dilaksanakan secara daring melalui video conference.

Asesmen tersebut dilaksanakan berdasarkan undangan BKS PII Nomor 070/BKS-PII/MUK/VIII/2026 tertanggal 11 Agustus 2026.

Dalam proses asesmen, SF Hariyanto mempresentasikan pengalaman profesionalnya dalam pembangunan Fly Over Jalan Jenderal Sudirman–Imam Munandar, Pekanbaru.

Salah satu tantangan yang dipaparkan adalah ketika PT Istaka Karya (Persero) menghadapi proses kepailitan saat progres pekerjaan baru mencapai sekitar 63 persen. Kondisi tersebut menyisakan sekitar 37 persen pekerjaan yang harus diselesaikan menjelang pelaksanaan PON XVIII Tahun 2012.

Pengalaman itu menjadi bagian penting dalam asesmen karena menunjukkan kemampuan SF Hariyanto dalam menyelesaikan persoalan teknis, mengelola krisis proyek, melakukan koordinasi lintas pihak, mengendalikan mutu, waktu dan biaya, serta mengambil keputusan strategis dalam situasi kritis.

Majelis Uji Kompetensi yang melakukan asesmen terdiri dari Prof. Agus Taufik Mulyono, Wakil Ketua Umum PII Ir. Habibie Razak, Ketua Badan Keahlian Sipil PII Pusat Dr. Aksan Kawanda, serta Ketua Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Trisakti.

SF Hariyanto juga didampingi sejumlah unsur PII Riau, yakni Aswandi, Dewan Pembina PII Riau sekaligus Ketua Umum DPP ASPEKNAS Ir. Irving Kahar Arifin, Dewan Penasehat PII Riau Ir. Ulul Azmi, serta Ketua Pengurus Wilayah PII Provinsi Riau.

Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono memberikan apresiasi atas pengalaman profesional yang dipaparkan SF Hariyanto.

Menurutnya, kemampuan menyelesaikan persoalan yang mencakup aspek teknis, manajemen, administrasi, hukum, koordinasi lintas pihak hingga pengambilan keputusan dalam situasi kritis merupakan gambaran praktik keinsinyuran yang nyata.

Apresiasi serupa disampaikan Ir. Habibie Razak. Ia menilai perjalanan panjang SF Hariyanto menunjukkan kematangan seorang insinyur dalam menghadapi berbagai persoalan di lapangan sekaligus kapasitas kepemimpinan keinsinyuran pada tingkat strategis.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah PII Provinsi Riau Ir. Ulul Azmi membenarkan bahwa Sertifikat Kompetensi Insinyur Profesional SF Hariyanto telah diterbitkan dan disampaikan oleh Pengurus Pusat PII.

“Tentu kami sangat mengapresiasi atas pencapaian tersebut. PII Wilayah Riau mengucapkan selamat kepada Bapak SF Hariyanto atas diraihnya predikat Insinyur Profesional Utama. Capaian ini menjadi semakin istimewa karena beliau merupakan Plt,” ujar Ulul.

Ia menambahkan, SF Hariyanto menjadi gubernur pertama di Indonesia yang meraih jenjang IPU. Menurutnya, capaian tersebut merupakan pengakuan profesional terhadap kompetensi, pengalaman, kepemimpinan dan perjalanan panjang SF Hariyanto di bidang keinsinyuran, khususnya pembangunan infrastruktur.

Ulul berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi para insinyur, khususnya ASN dan praktisi keinsinyuran di Riau, untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme serta menjalankan praktik keinsinyuran sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran.

“Semakin banyak Insinyur Profesional di Riau, semakin kuat pula fondasi profesionalisme dalam pembangunan daerah. Insinyur tidak hanya dituntut menghasilkan karya, tetapi juga memastikan karya tersebut memenuhi standar, menjunjung etika profesi, serta memperhatikan keselamatan dan kemaslahatan masyarakat,” tegasnya.

PII Wilayah Riau berharap pencapaian SF Hariyanto sebagai Insinyur Profesional Utama dapat menjadi inspirasi bagi kepala daerah di seluruh Indonesia, ASN berlatar belakang rumpun keinsinyuran, serta para praktisi untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme di bidang keinsinyuran.

Kehadiran pimpinan daerah yang memiliki jenjang IPU juga diharapkan semakin memperkuat penerapan standar, etika, keselamatan dan profesionalisme keinsinyuran dalam pembangunan Provinsi Riau.

(MC Riau/mcy)